BERITADAERAH

Peringati Hari Ibu Ke-97 : 155 Organisasi Wanita Gelar Seminar Perempuan

119
×

Peringati Hari Ibu Ke-97 : 155 Organisasi Wanita Gelar Seminar Perempuan

Sebarkan artikel ini

KARANGANYAR, TOMBAKRAKYAT.com ~ Pada hari yang penuh makna untuk merayakan Hari Ibu ke-97, kurang lebih 155 organisasi wanita yang telah mengikrarkan diri dalam Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kabupaten Karanganyar menggelar seminar bertajuk “Keberdayaan Perempuan Pilar Ketahanan Pangan Nasional”. Acara yang diadakan di Gedung Antorium, Rumah Dinas Bupati Karanganyar, Selasa (16/12/2025).

 

Suasana Gedung Antorium terasa hangat dan penuh semangat sejak pukul 09:00 WIB. Peserta yang berasal dari kalangan aktivis wanita, petani, pengusaha dan tokoh perempuan lokal, kebanyakan mengenakan baju berwarna merah muda – warna simbol Hari Ibu – berkumpul dengan antusiasme tinggi. Di depan panggung, spanduk besar dengan tulisan tema seminar terpasang rapi. Peralatan audio-visual terpasang dengan baik untuk memastikan setiap kata pembicara dapat terdengar jelas oleh semua hadirin.

Baca Juga  Pengedar Sabu Inisial OP Ditangkap, Polresta Cirebon Dalami Jaringan

 

Ir. Puji Astuti,SP., Ketua Gabungan Organisasi Wanita, membuka acara dengan pidato yang penuh narasi kebanggaan. Beliau menjelaskan bahwa seminar ini bukan hanya sekadar peringatan Hari Ibu, tetapi juga upaya untuk menyoroti peran sentral perempuan dalam menjaga ketahanan pangan nasional. “Di Kabupaten Karanganyar saja, lebih dari 60 persen tenaga kerja di sektor pertanian adalah perempuan,” ujarnya sambil menatap hadirin. “Mereka yang menanam, memelihara, memproses, dan bahkan memasarkan hasil panen – jadi tidak berlebihan jika kita sebut perempuan sebagai pilar yang tak tergantikan dalam ketahanan pangan.”

Selama acara, beberapa pembicara tamu membawakan materi yang relevan dengan tema. Di antaranya adalah ahli pertanian dari Universitas Negeri Surakarta yang menjelaskan teknik budidaya pangan yang efisien dan ramah lingkungan, serta pengusaha wanita yang berbagi pengalaman dalam memulai usaha olahan pangan yang sukses. Peserta juga diberikan kesempatan untuk berbagi pengalaman dan masalah yang dihadapi di lapangan, seperti kesulitan akses modal, benih, dan pasar. Diskusi yang berlangsung aktif menunjukkan bahwa para perempuan di Karanganyar memiliki wawasan yang dalam dan keinginan yang kuat untuk berkembang.

Baca Juga  Akselerasi Kesejahteraan, BAZNAS Jateng Salurkan Bantuan Modal Usaha Rp378 Juta di Kendal

 

Selain sesi pembicaraan dan diskusi, acara juga diisi dengan pameran produk hasil olahan pangan dari berbagai kelompok wanita se-Kabupaten. Ada keripik singkong, sambal khas, kacang rebus, dan berbagai jenis kue tradisional yang dibuat dengan tangan para peserta. Pameran ini tidak hanya memperkenalkan produk lokal, tetapi juga menjadi wadah untuk mempromosikan usaha perempuan dan meningkatkan pendapatan mereka.

Baca Juga  Hujan Subuh Picu Genangan di Jalan Kenanga Sunter Agung, Lalu Lintas Lumpuh Saat Jam Sibuk

 

Seminar diakhiri dengan penyerahan apresiasi kepada kelompok wanita yang telah menunjukkan prestasi di bidang pertanian dan olahan pangan. Ibu Puji Astuti menutup acara dengan harapan bahwa keberdayaan perempuan akan terus ditingkatkan, sehingga mereka benar-benar dapat menjadi pilar yang kokoh bagi ketahanan pangan nasional. Saat peserta berpisah, suasana masih terasa hangat dengan semangat baru untuk bekerja lebih giat dan berkontribusi lebih banyak bagi masyarakat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *