TOMBAK RAKYAT.COM, JEPARA – Pemerintah Kabupaten Jepara secara resmi meluncurkan Kartu Mebel Jepara (KMJ) sebagai langkah strategis untuk memperkuat ekosistem industri furnitur lokal.
Peluncuran kartu sakti bagi para pengrajin ini dilakukan langsung di Pendapa Kartini pada Senin (2/3/2026).
Wakil Bupati Jepara, Muhammad Ibnu Hajar, menegaskan bahwa furnitur dan seni ukir bukan sekadar komoditas, melainkan identitas sejarah sekaligus tulang punggung ekonomi masyarakat Jepara.
Dengan lebih dari 2.000 Industri Kecil Menengah (IKM) yang menyerap ribuan tenaga kerja, penguatan sektor ini menjadi harga mati.
“Persaingan global semakin ketat dan standar kualitas terus meningkat.
Akses pembiayaan serta bahan baku bersertifikat kini menjadi kebutuhan mendesak bagi para pelaku usaha kita,” ujar Ibnu Hajar dalam sambutannya.
Program Unggulan Jepara Mulus
KMJ merupakan bagian dari 28 program unggulan dalam visi-misi Jepara Mulus (Makmur, Unggul, Lestari, dan Religius).

- Foto : Wakil Bupati Jepara, Muhammad Ibnu Hajar,dan Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Jepara, Anjar Jambore Widodo,saat membuka peresmian KMJ.senin,2/3/2026
Kartu ini dirancang untuk merangkul pelaku usaha dari skala mikro hingga besar.
Dengan memiliki KMJ, para pengrajin akan masuk dalam sistem data yang terverifikasi, memberikan mereka akses prioritas terhadap:
- Skema pembiayaan perbankan.
- Pelatihan peningkatan skill dan manajerial.
- Fasilitas promosi serta pameran skala nasional maupun internasional.
Tahap Awal dan Kurasi Ketat
Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Jepara, Anjar Jambore Widodo, menjelaskan bahwa pada tahap perdana ini, KMJ diberikan kepada 100 IKM yang telah lolos seleksi ketat oleh tim kurator.
Kriteria penilaian meliputi legalitas usaha, kualitas produk, hingga kelayakan tempat produksi.
“Dari proses tersebut, 20 peserta di antaranya terpilih untuk tampil di ajang bergengsi IFEX (Indonesia International Furniture Expo) 2026.
Semuanya telah resmi memegang kartu mebel ini,” jelas Anjar.
Pemerintah Kabupaten Jepara berkomitmen bahwa peluncuran ini hanyalah langkah awal.
Ke depan, jangkauan KMJ akan terus diperluas secara bertahap agar seluruh pengrajin di “Kota Ukir” dapat merasakan manfaat nyata dan mampu bersaing di kancah internasional.












