TOMBAKRAKYAT.COM, PURWOREJO – Suasana khidmat dan penuh kebersamaan mewarnai acara Sarasehan dalam rangka memperingati Turunnya Wahyu Ponco Gaib ke-70 yang digelar di Desa Kalinongko, Kecamatan Loano, Kabupaten Purworejo, Kamis (13/11).
Kegiatan ini diselenggarakan oleh Paguyuban Penghayat Kapribaden dan dihadiri oleh sekitar 1.500 peserta yang merupakan perwakilan dari berbagai daerah di Jawa Tengah.
Ketua Paguyuban Kapribaden, Subagyo, dalam sambutannya menyampaikan bahwa sarasehan ini menjadi momentum penting untuk mempererat hubungan antarsesama penghayat kepercayaan serta memperkuat semangat persaudaraan dalam menjaga kerukunan dan kondusifitas masyarakat, khususnya di Kabupaten Purworejo dan umumnya di wilayah Jawa Tengah.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin meneguhkan nilai-nilai kebersamaan, saling menghormati, dan berperan aktif dalam menjaga kedamaian di lingkungan masyarakat,” ujar Subagyo.

Selain sarasehan, rangkaian kegiatan juga diisi dengan bakti sosial donor darah sebagai bentuk kepedulian terhadap sesama. Pada sore hari sekitar pukul 16.00 WIB, digelar kirab budaya yang menampilkan berbagai kesenian tradisional daerah serta simbol-simbol ajaran Kapribaden, menambah semarak suasana peringatan.
Ketua Panitia, Rintoko, menambahkan bahwa seluruh kegiatan berjalan dengan lancar dan mendapat dukungan dari masyarakat setempat maupun pemerintah daerah. “Kami berharap kegiatan seperti ini bisa terus dilaksanakan setiap tahun sebagai wujud nyata rasa syukur dan kebersamaan antarumat berkepercayaan,” ungkapnya.
Dengan semangat persaudaraan dan gotong royong, peringatan Turunnya Wahyu Ponco Gaib ke-70 ini menjadi bukti nyata komitmen Paguyuban Penghayat Kapribaden dalam menjaga nilai-nilai budaya, spiritualitas, dan kerukunan antarwarga.












