RELIGITNI & POLRI

Satu Jam Mengaji Bersama Polisi, Ditbinmas Polda Metro Jaya Gaungkan Kemakmuran Masjid untuk Jaga Keamanan

61
×

Satu Jam Mengaji Bersama Polisi, Ditbinmas Polda Metro Jaya Gaungkan Kemakmuran Masjid untuk Jaga Keamanan

Sebarkan artikel ini

Jakarta,TombakRakyat.com_Polda Metro Jaya melalui Ditbinmas menggelar kegiatan “Satu Jam Mengaji Bersama Polisi” sebagai bentuk pendekatan humanis kepada masyarakat. Kegiatan tersebut berlangsung di Masjid Jami An Nashuuhaa, Jl. Warakas 4 Gang 4 RT 011/007, Kecamatan Warakas, Jakarta Utara, pada Senin (13/7/2026).

Kegiatan ini dihadiri Tim Satu Jam Mengaji Bersama Polisi yang mewakili Polda Metro Jaya dan disambut hangat oleh jamaah serta warga sekitar masjid. Momentum ini dimanfaatkan sebagai ajang silaturahmi sekaligus memperkuat kedekatan antara Polri dan masyarakat dalam suasana religius.

Baca Juga  Bareskrim Polri Bongkar Praktik Live Streaming Pornografi di TikTok dan Tevi, Enam Tersangka Diamankan
Istimewa

Kasubditbinpolmas Ditbinmas Polda Metro Jaya, AKBP H. Jajang Hasan Basri, mengatakan bahwa kegiatan ini menjadi bagian dari upaya membangun harkamtibmas berbasis kemakmuran masjid. “Kami mengajak masyarakat untuk bersama-sama memakmurkan masjid. Dengan masjid yang hidup, maka lingkungan juga akan lebih aman dan kondusif,” ujarnya.

Ia menjelaskan, konsep memakmurkan masjid tidak hanya sebatas aktivitas ibadah, tetapi juga mencakup kesejahteraan jamaah dan warga sekitar. Dengan meningkatnya kepedulian sosial melalui masjid, diharapkan kebutuhan dasar masyarakat dapat terbantu sehingga potensi gangguan kamtibmas dapat diminimalisir.

Baca Juga  Operasi Penyakit Masyarakat Polresta Cirebon Berhasil Sita 647 Botol Ilegal

Dalam kesempatan tersebut, AKBP Jajang juga mengimbau masyarakat untuk menjaga situasi lingkungan tetap aman, tenteram, dan nyaman. Ia mengingatkan agar warga saling peduli satu sama lain, mengenali lingkungan sekitar, serta mengantisipasi potensi gangguan seperti tawuran, penyalahgunaan minuman keras, hingga tindak kejahatan lainnya.

Istimewa

Selain itu, masyarakat juga diingatkan untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi penyimpangan, termasuk penyalahgunaan tempat ibadah oleh kelompok tertentu. “Kita harus peduli dengan lingkungan dan menjaga masjid agar tetap menjadi tempat ibadah yang aman, serta tidak dimanfaatkan oleh pihak-pihak yang bertentangan dengan nilai kebersamaan dan persatuan,” pungkasnya.