Tombak Rakyat.Com – Bandar Lampung – Sekjen Kemendagri Tomsi Tohir tekankan perencanaan tata kelola perkotaan jangka panjang di acara APEKSI Outlook 2025. Tujuan mendukung pembangunan berkelanjutan dan atasi tantangan perkotaan.Minggu (21/12/25)
Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Tomsi Tohir menekankan pentingnya perencanaan tata kelola perkotaan yang komprehensif sebagai fondasi untuk pembangunan berkelanjutan.
Menurutnya, pemerintah daerah (Pemda) perlu merencanakan jangka panjang hingga 30 hingga 40 tahun ke depan , bukan hanya terbatas pada masa kepemimpinan semata.
sanya Pernyataan itu disampaikan Tomsi dalam acara Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) Outlook 2025 di Hotel Novotel, Kota Bandar Lampung, Sabtu (20/12/2025) malam.
Ia menekankan bahwa perencanaan harus meliputi aturan, Peraturan Daerah, serta mempertimbangkan kekhasan masing-masing kota.
“Kemampuan kita untuk merencanakan kota tentunya sangat-sangat diperlukan. Baik mengenai aturannya, Peraturan Daerah dan lain sebagainya. Kita mulai berpikir berkaitan dengan kekhasan kota masing-masing,” ujarnya.
Tomsi menyebutkan berbagai tantangan perkotaan yang masih perlu diatasi, seperti penanganan persampahan. Sampai saat ini, Kemendagri terus mencari formula terbaik melalui kajian bersama pemangku kepentingan, termasuk pemanfaatan sampah sebagai sumber energi listrik untuk menekan volume sampah secara signifikan.
Ia juga menyoroti pertumbuhan penduduk perkotaan yang kerap luput perhatian, yang berpotensi menimbulkan permukiman kumuh, hunian tidak layak, dan peningkatan kriminalitas. “Ini juga harus bisa diantisipasi dengan baik karena itu akan merusak nama kota,” tambahnya.
Selain menangani tantangan, Tomsi juga memaparkan peluang untuk menggerakkan perkotaan menjadi lebih maju. Di antaranya adalah memanfaatkan program pemerintah pusat seperti Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dapat mendorong pertumbuhan ekonomi lokal melalui pemenuhan kebutuhan bahan pangan.
Lainnya adalah program Tiga Juta Rumah untuk mendorong tata kelola hunian layak, serta program Sekolah Rakyat, Sekolah Garuda, dan Cek Kesehatan Gratis yang diharapkan meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) di daerah. “Tentunya banyak hal yang dapat dimanfaatkan. Namun demikian semuanya harus dipersiapkan dengan baik [oleh Pemda],” tandasnya.
(Puspen Kemendagri)












