TOMBAK RAKYAT.COM, SEMARANG–Kawasan Car Free Day (CFD) di Jalan Pahlawan Semarang berubah menjadi panggung budaya terbuka pada Minggu pagi, 26 Januari 2026.
Ratusan pelajar SMP se-Kota Semarang bersama komunitas seni, khususnya Persatuan Pedalangan Indonesia (Pepadi) Kota Semarang, memeriahkan suasana dengan penampilan flashmob tari Jawa tradisional.
Kegiatan ini menarik perhatian ribuan pengunjung CFD yang sedang berolahraga atau menikmati suasana pagi.
Banyak warga yang berhenti sejenak, mendekat, bahkan ikut menari bersama para peserta, menunjukkan antusiasme yang tinggi terhadap seni tradisi lokal.
Ketua Pepadi Kota Semarang menyatakan bahwa kegiatan ini merupakan upaya untuk mendekatkan generasi muda pada tari sebagai seni tradisi Jawa, sekaligus mendorong regenerasi budaya di tengah arus modernitas.
Kehadiran anggota Polwan Satlantas Polrestabes Semarang dalam barisan penari turut memperkaya suasana kebersamaan antara masyarakat, seniman, dan aparat keamanan.

Melalui inisiatif ini, ruang publik kota seperti CFD berhasil menjelma menjadi ruang kolektif yang hangat, di mana seni, kota, dan masyarakat saling berkelindan, membuktikan bahwa tradisi tetap hidup dan relevan di ruang-ruang kota.
Pepadi berharap kegiatan serupa dapat terus digelar secara berkelanjutan agar Budaya dan kesenian Tari jawa bisa terus Lestari.












