BERITAPOLITIK & PEMERINTAHANSPOT NEWS

Tutup Celah Korupsi, Wakil Ketua KPK Ajak Pejabat Pemkab Kendal Kelola “Manajemen Hati”

165
×

Tutup Celah Korupsi, Wakil Ketua KPK Ajak Pejabat Pemkab Kendal Kelola “Manajemen Hati”

Sebarkan artikel ini

KENDAL ,TOMBAK RAKYAT.COM – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan langkah proaktif untuk memperkuat integritas birokrasi di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kendal.

Dalam kegiatan sosialisasi antikorupsi yang digelar di Pendopo Tumenggung Bahurekso, Kamis (9/4/2026), Wakil Ketua KPK Fitroh Rohcahyanto menekankan pentingnya komitmen pimpinan dalam memutus rantai praktik rasuah.

Di hadapan Bupati Kendal Dyah Kartika Permatasari dan Wakil Bupati, Fitroh Rohcahyanto melakukan aksi simbolis penandatanganan Pakta Integritas sebagai bentuk komitmen bersama.

Baca Juga  Diduga Tak Berizin dan Rugikan PAD, Proyek Internet Rakyat di Cirebon Berujung Ancaman terhadap Wartawan

Ia menegaskan bahwa sistem digital secanggih apa pun tetap memiliki celah jika tidak dibarengi dengan integritas personal yang kuat dari para penggunanya.

Foto :Bupati Kendal Dyah Kartika Permatasari dan Wakil Bupati, Fitroh Rohcahyanto melakukan aksi simbolis penandatanganan Pakta Integritas sebagai bentuk komitmen bersama.kamis,9/4/2026

“Korupsi selalu memiliki celah kelalaian. Oleh karena itu, yang perlu dikelola bukan hanya sistemnya, tetapi bagaimana manajemen hati itu ditata.Integritas harus dimulai dan dicontohkan langsung oleh pucuk pimpinan,” tegas Fitroh dalam paparannya.

Ia menawarkan pendekatan “dari hati ke hati” bagi para Aparatur Sipil Negara (ASN). Menurutnya, kesadaran batin untuk bekerja secara jujur jauh lebih efektif dibandingkan pengawasan yang hanya bersifat administratif.

Baca Juga  Pemerintah Siaga Bencana Sumatera,Menkeu Purbaya Siapkan Rp 1,6 T: kemenkes dan Kemensos Siap Jalankan Mandat

Senada dengan hal tersebut, Bupati Kendal Dyah Kartika Permatasari mengingatkan seluruh jajaran kepala dinas dan pejabat ASN agar tidak terlena dengan capaian administrasi semata, seperti opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP).

“Kejahatan kerah putih tidak hanya merusak keuangan negara, tapi juga menghancurkan citra pribadi dan institusi.Kita harus menjaga integritas di setiap tugas harian, bukan sekadar mengejar status administratif,” ujar Bupati.

Baca Juga  GBLF Edisi Perdana Sukses Besar, Gerakkan Ekonomi Lokal dan Sedot Talenta Regional

Melalui kegiatan ini, Pemkab Kendal diharapkan mampu menerapkan sistem kerja berbasis integritas secara menyeluruh.Langkah ini menjadi bagian dari strategi strategis untuk memastikan pelayanan publik berjalan bersih, transparan, dan bebas dari praktik gratifikasi maupun pungutan liar.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *