NASIONAL

Wamendagri Bima Arya: Indonesia Di Simpang Jalan, Harus Keluar Dari Jebakan Negara Berpenghasilan Menengah

69
×

Wamendagri Bima Arya: Indonesia Di Simpang Jalan, Harus Keluar Dari Jebakan Negara Berpenghasilan Menengah

Sebarkan artikel ini

Tombak Rakyat.com – Jakarta – Wamendagri Bima Arya: Konsistensi visi jadi kunci Indonesia raih status negara maju! Hindari jebakan middle income trap.Rabu (28/1/2026)

 

Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Bima Arya Sugiarto mengingatkan Indonesia akan pentingnya terobosan untuk menghindari jebakan negara berpenghasilan menengah (middle income trap) dan meraih status negara maju. Pernyataan ini menjadi sorotan utama dalam Talkshow Kompetisi Ekonomi (KOMPeK) ke-28 yang digelar BEM FEB UI, Selasa (27/1/2026).

 

Bima Arya mengungkapkan, Indonesia saat ini berada di titik krusial. Peluang besar terbuka lebar dalam 20 tahun ke depan, namun sejarah mencatat bahwa mayoritas negara gagal bertransformasi menjadi negara maju. Hanya 34 negara yang berhasil naik kelas, sementara 108 lainnya terperangkap dalam status berpenghasilan menengah.

Baca Juga  Gelombang Protes Driver Online! ADO Jatim Bersama Massa Gabungan Desak Sanksi Tegas terhadap Aplikator

 

“Kita punya kesempatan emas, tapi juga tantangan besar. Jika kita tidak mampu memanfaatkan momentum ini, Indonesia akan stagnan dan sulit untuk maju,” ujar Bima.

 

Menurut Bima, kunci utama untuk meraih status negara maju adalah konsistensi visi nasional dari pemimpin ke pemimpin. Ia mencontohkan Singapura dan Korea Selatan yang berhasil mencapai kemajuan pesat berkat visi jangka panjang yang terus dipertahankan.

Baca Juga  Kasus Dugaan Korupsi Dana BOS SMA Negeri 3 Kota Kupang Makin Menguat

 

Selain itu, Bima Arya juga menekankan pentingnya kemandirian ekonomi, kepemimpinan yang efektif dan solid di semua level pemerintahan, serta kolaborasi dan inovasi. Ia juga menyoroti perlunya co-creation antara pemerintah, swasta, dan masyarakat dalam merancang dan melaksanakan program pembangunan.

 

“Pembangunan tidak bisa dilakukan secara top-down. Kita harus melibatkan semua pihak, mendengarkan aspirasi mereka, dan menciptakan solusi bersama,” tegasnya.

 

Wamendagri juga menggarisbawahi bahwa negara maju memiliki ciri khas, yaitu tidak ada warga yang tertinggal (no one is left behind), partisipasi masyarakat yang kuat, serta pembangunan berkelanjutan dengan perspektif jangka panjang.

Baca Juga  Ribka Haluk,Wamendagri, PemdaTanahPapua, TataKelolaPemerintahan, Indonesia Emas2045.

 

Talkshow ini dihadiri oleh berbagai tokoh, termasuk Kepala BPSDM Kemendagri Sugeng Hariyono, Sekretaris BPSDM Kemendagri Afrijal Dahrin, Ketua BEM FEB UI Jundi Al Muhandis, serta para narasumber yang kompeten di bidangnya.

 

Dengan mengingatkan akan tantangan dan memberikan solusi konkret, Bima Arya berharap Indonesia dapat meraih status negara maju dan meningkatkan kesejahteraan seluruh rakyat.

 

 

 

 

( Desi/Kemendagri )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *