DAERAH

WANITA TANI HKTI DILANTIK Di RUMDIN BUPATI

213
×

WANITA TANI HKTI DILANTIK Di RUMDIN BUPATI

Sebarkan artikel ini

KARANGANYAR, TOMBAKRAKYAT.com ~ Tonggak baru bagi perkembangan peran perempuan dalam sektor pertanian di Karanganyar. Hj. Sukarni, AMDp, Ketua terpilih Dewan Pimping Cabang (DPC) Wanita Tani – HKTI Kabupaten Karanganyar masa bakti 2026-2031, resmi dilantik di Aula Rumah Dinas Bupati Jalan Raya Lawu, Karanganyar,Kamis,(8/1/2026). Dihadiri oleh berbagai tokoh penting dari dunia pertanian dan pemerintahan daerah. Selain dihadiri Ketua DPD Wanita Tani HKTI Provinsi Jawa Tengah, Drs. Hj. Amy Suratmi Kadiono, Ketua Tani Merdeka, Arif Afianto, Kakorwil Solo Raya,Wawan Pramono, S.E., Ketua DPD Tani Merdeka Provinsi Jawa Tengah,Tutik Mariyakanti, nampak hadir Wakil Bupati Karanganyar, H. Adhe Ellisna, S.E., dan Dr. Feriana Dwi Kerniawati, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Karanganyar

 

Sukarni mengungkapkan komitmen yang kuat dari Wanita Tani HKTI DPC Kabupaten Karanganyar akan fokus untuk membangun sinergi yang erat dengan pemerintah daerah serta berbagai pihak terkait, dengan tujuan utama untuk mewujudkan swasembada pangan dan pengembangan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang merata sampai ke pelosok wilayah Kabupaten Karanganyar. “Kita tidak hanya ingin berkontribusi pada peningkatan produksi pertanian, tetapi juga memastikan bahwa manfaatnya dapat dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat, terutama para perempuan yang menjadi ujung tombak di sektor ini,” ujarnya.

Baca Juga  STERILISASI GEREJA GBI GILGAL CENTER, POLSEK METRO PENJARINGAN PASTIKAN KEAMANAN IBADAH KAMIS PUTIH

 

Sementara itu dalam sambutannya, Suratmi, menyampaikan harapan besar agar Wanita Tani HKTI Kabupaten Karanganyar dapat menjadi penggerak utama dalam mendorong kaum perempuan untuk masuk tidak hanya di bidang pertanian konvensional, tetapi juga berkiprah di sektor industri dan pariwisata yang erat kaitannya dengan potensi pertanian daerah. Ia juga menyampaikan perkembangan terkini dari program yang sedang dijalankan, yaitu pengembangan varietas padi baru bernama Garuda Sakti 08 (GS08) di Kecamatan Karang Pandan. “Varietas ini sudah melalui dua kali panen dan menunjukkan hasil yang sangat memuaskan, menghasilkan beras dengan warna putih kemerahan (punel) yang memiliki kualitas baik dan disukai oleh masyarakat,” jelasnya. Selain pengembangan padi, pihaknya juga tengah mengembangkan produksi krupuk lele sebagai salah satu oleh-oleh khas Kabupaten Karanganyar, yang diharapkan dapat meningkatkan nilai ekonomi produk lokal dan membuka peluang usaha baru bagi masyarakat.

Baca Juga  Laporan 110! Polisi Gercep Sikat Dugaan Obat Terlarang di Rawabadak

 

Dalam kesempatan yang sama, Wabup Adhe Ellisna, memberikan apresiasi yang sangat tinggi kepada seluruh pengurus Wanita Tani HKTI DPC Kabupaten Karanganyar atas dedikasi dan kerja keras yang telah serta akan dilakukan. Ia juga menyampaikan data keberhasilan pertanian daerah yang membanggakan, di mana saat ini Kabupaten Karanganyar mencatatkan surplus beras sebesar 154.193 ton. Pencapaian ini tidak terlepas dari realisasi Luas Tumbuh Tanah (LTT) yang mencapai 59.574 hektare, angka yang bahkan melampaui target nasional yang telah ditetapkan. “Kita berharap dengan pencapaian ini, dapat mengubah paradigma kaum muda untuk lebih memilih berkarir di bidang pertanian, bukan hanya menjadi pekerja di pabrik,” ucap Wakil Bupati. Ia juga menyampaikan beberapa program utama pemerintah daerah yang sedang berjalan dan akan terus diperkuat, antara lain program untuk menjadikan Kabupaten Karanganyar bebas dari masalah kekurangan pangan (jeglongan), serta memastikan bahwa pupuk pertanian dapat diperoleh dengan harga murah, mudah diakses, dan distribusinya berjalan lancar ke seluruh pelosok daerah.

Baca Juga  Dari Sawit ke Multi Komoditas: FoKSBI Tapanuli Selatan Perkuat Kolaborasi dalam Pertemuan Tahunan 2026

 

Acara pelantikan yang diakhiri dengan penandatanganan berita acara dan sesi foto bersama ini diharapkan dapat menjadi awal dari perubahan positif bagi perkembangan pertanian dan peran perempuan di Kabupaten Karanganyar selama masa bakti 2026-2031 mendatang. (Armila)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *