BERITAPOLITIK & PEMERINTAHANSPOT NEWS

Gema Keadilan dari Jawa Tengah: BEM Semarang Raya Desak Transparansi Kasus Andrie Yunus

116
×

Gema Keadilan dari Jawa Tengah: BEM Semarang Raya Desak Transparansi Kasus Andrie Yunus

Sebarkan artikel ini

SEMARANG ,TOMBAK RAKYAT.COM – Gelombang dukungan terhadap aktivis HAM Andrie Yunus terus meluas.Pada Kamis sore, 9 April 2026, ratusan mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi BEM Semarang Raya (BEM SERA) memadati depan Gedung DPRD Jawa Tengah untuk menyuarakan tuntutan atas kasus penyiraman air keras yang menimpa Andrie.

Massa aksi mengecam keras keputusan pelimpahan kasus ini ke Pusat Polisi Militer (Puspom TNI).

Mahasiswa menilai, penanganan perkara melalui peradilan militer berisiko menghambat transparansi dan menutup akses masyarakat untuk mengawal proses hukum secara terbuka.

Baca Juga  GENERASI MUDA MARAH : NEGARA TAK BISA ATASI MASALAH LINGKUNGAN.

“Kami melihat ada ketidakadilan. Berdasarkan Pasal 170 KUHAP terbaru, tindak pidana yang melibatkan personel militer terhadap sipil seharusnya diputus di peradilan umum,” tegas Korlap aksi, Tegar Wijaya Mukti, di tengah kerumunan massa.

Poin-Poin Utama Tuntutan Mahasiswa:

  • Tolak Peradilan Militer: Mahasiswa mendesak agar oknum TNI yang terlibat diproses di peradilan umum guna menghindari kesan eksklusivitas hukum.
  • Hapus Intervensi: Mereka meminta kepolisian dan kejaksaan bertindak objektif tanpa terhalang oleh ego senioritas di lingkungan aparat.
  • Revisi Implementasi Aturan: Mendesak pemerintah konsisten menerapkan UU TNI dan KUHAP agar tidak terjadi tumpang tindih kewenangan yang merugikan warga sipil.

Dalam aksi tersebut, terlihat suasana tegang namun terkendali saat perwakilan mahasiswa melakukan audiensi langsung dengan aparat dan pihak terkait di lokasi.

Baca Juga  KPK Beri Peringatan Keras di Jateng: Buntut 3 Kepala Daerah Terjaring OTT, Pakta Integritas Diperkuat
Foto : ratusan mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi BEM Semarang Raya (BEM SERA) memadati depan Gedung DPRD Jawa Tengah untuk menyuarakan tuntutan atas kasus penyiraman air keras yang menimpa Andrie yunus(aktivis Ham).Kamis,9/4/2026

Mahasiswa membawa berbagai poster dan spanduk yang menegaskan bahwa kasus Andrie Yunus adalah ujian bagi komitmen negara terhadap keadilan.

Dukungan dari elemen mahasiswa se-Jawa Tengah ini menandakan bahwa kasus penyiraman air keras terhadap aktivis HAM bukan sekadar isu hukum biasa, melainkan simbol perjuangan melawan impunitas.

BEM SERA berjanji akan terus mengawal kasus ini hingga Andrie Yunus mendapatkan keadilan yang seutuhnya di meja hijau peradilan umum.

Baca Juga  Wakil Bupati Kendal, Benny Karnadi: Figur Santri yang Mengayomi Masyarakat dalam Harmoni Umaro dan Ulama

 

 

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *