Profile TokohBERITAHUKUM & KRIMINAL

Peluncuran Buku “Begawan Konstitusi: Sosok Jimly Asshiddiqie dalam Catatan Kompas 1989–2026” Digelar di Jakarta

22
×

Peluncuran Buku “Begawan Konstitusi: Sosok Jimly Asshiddiqie dalam Catatan Kompas 1989–2026” Digelar di Jakarta

Sebarkan artikel ini

Jakarta,TombakRakyat.com_Buku berjudul “Begawan Konstitusi: Sosok Jimly Asshiddiqie dalam Catatan Kompas 1989–2026” resmi diluncurkan pada Senin (20/4) pukul 13.00 WIB dalam sebuah acara yang berlangsung hangat dan penuh refleksi. Kegiatan ini dihadiri oleh berbagai tokoh nasional, akademisi, insan pers, serta mahasiswa yang memiliki perhatian terhadap perkembangan hukum dan demokrasi di Indonesia.

Peluncuran buku ini menjadi momentum penting, tidak hanya sebagai peristiwa literasi, tetapi juga sebagai bentuk penghormatan kepada Jimly Asshiddiqie yang baru saja merayakan ulang tahun ke-70 pada 16 April 2026. Buku ini merekam perjalanan panjang pemikiran, kiprah akademik, serta kontribusi strategisnya dalam membangun dan mengawal konstitusi Indonesia.

Baca Juga  Pembangunan Jalan Usaha Tani di Bojongankidul Hampir Rampung, Warga Apresiasi Kinerja Pemdes Prapaglor

Karya tersebut disusun berdasarkan dokumentasi panjang Harian Kompas sejak tahun 1989 hingga 2026. Melalui kumpulan catatan jurnalistik tersebut, pembaca diajak menelusuri bagaimana peran Jimly Asshiddiqie berkembang dalam berbagai fase penting ketatanegaraan, mulai dari era reformasi hingga dinamika demokrasi kontemporer.

Sambutan utama dalam peluncuran buku ini disampaikan oleh Tri Agung Kristanto selaku penulis buku sekaligus Wakil Pemimpin Harian Kompas. Dalam sambutannya, ia menekankan bahwa buku ini tidak hanya merekam sosok personal Jimly, tetapi juga menjadi cermin perjalanan konstitusi Indonesia yang dinamis. Selain itu, Saldi Isra yang menjabat sebagai Wakil Ketua Mahkamah Konstitusi Republik Indonesia turut memberikan pandangan mengenai kontribusi besar Jimly dalam memperkuat praktik ketatanegaraan di Indonesia.

Baca Juga  Panduan Takbiran Saat Nyepi dan Idul Fitri Berbarengan di Bali

Meski Jimly Asshiddiqie tidak dapat hadir secara langsung karena kondisi kesehatan, acara tetap berlangsung khidmat dan penuh makna. Kehadirannya diwakili oleh kedua anaknya yang hadir dalam prosesi peluncuran, sekaligus menerima apresiasi dari para undangan yang hadir.

Peluncuran buku ini tidak hanya menjadi ajang penghormatan terhadap seorang tokoh, tetapi juga menjadi ruang refleksi bersama mengenai pentingnya menjaga konstitusi dan demokrasi di tengah tantangan zaman. Buku ini diharapkan dapat menjadi referensi penting bagi kalangan akademisi, praktisi hukum, maupun masyarakat luas yang ingin memahami perkembangan konstitusi Indonesia secara lebih komprehensif.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *