BERITADAERAH

Hujan Deras Picu Longsor di Kecamatan Bruno, Lima Rumah Warga Terdampak

261
×

Hujan Deras Picu Longsor di Kecamatan Bruno, Lima Rumah Warga Terdampak

Sebarkan artikel ini

TOMBAKRAKYAT.COM, PURWOREJO — Hujan deras yang mengguyur wilayah Kecamatan Bruno selama hampir lima jam, sejak pukul 14.00 WIB hingga 19.00 WIB pada Sabtu (9/11/2025), memicu terjadinya tanah longsor di Dusun Sigebang RT 03/RW 02, Desa Gowong, Kecamatan Bruno, Kabupaten Purworejo. Peristiwa tersebut mengakibatkan lima rumah warga terdampak material longsor, dua di antaranya mengalami kerusakan cukup parah.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Purworejo, Wasit Diono, menjelaskan bahwa hasil pendataan awal menunjukkan rumah milik M. Soleh (1 KK/3 jiwa) dan Salbiyah (1 KK/3 jiwa) mengalami kerusakan sedang akibat tertimpa material longsor. Sementara itu, tiga rumah lainnya milik M. Oyan (1 KK/4 jiwa), Abdul Rofiq (1 KK/4 jiwa), dan Baseri (1 KK/3 jiwa) turut terdampak, meski tidak mengalami kerusakan berat.

“Beruntung tidak ada korban jiwa. Setelah kejadian, warga bersama perangkat desa dan relawan langsung melakukan kerja bakti membersihkan material longsor dari sekitar rumah dan akses jalan,” ujar Wasit Diono dalam keterangan resminya pada Senin (10/11/2025).

Kegiatan gotong royong warga akan dilanjutkan hari ini untuk memastikan kondisi lingkungan benar-benar aman dan bersih dari sisa longsoran. Tim BPBD Kabupaten Purworejo juga telah diterjunkan ke lokasi untuk melakukan asesmen serta memberikan imbauan kepada masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi longsor susulan, mengingat curah hujan di wilayah pegunungan Bruno masih tinggi.

“Kami mengingatkan warga yang tinggal di sekitar lereng dan tebing agar lebih berhati-hati. Jika terjadi hujan deras berkepanjangan, segera menjauh dari area rawan longsor demi keselamatan,” tambah Wasit Diono.

Peristiwa tanah longsor ini menjadi pengingat penting bagi masyarakat di wilayah perbukitan Kabupaten Purworejo untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama saat intensitas hujan tinggi melanda. Pemerintah daerah juga terus memantau perkembangan kondisi cuaca dan potensi bencana di kawasan rawan longsor.

Baca Juga  Naik Desil Kemiskinan, Bantuan PKH Warga Sojomerto Mendadak Hilang

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *