BERITADAERAH

Meditasi Bersama Wali Kota Solo Awali Tahun 2026 di Pendopo Lodji Gandrung

317
×

Meditasi Bersama Wali Kota Solo Awali Tahun 2026 di Pendopo Lodji Gandrung

Sebarkan artikel ini

SURAKARTA, TOMBAKRAKYAT. Com — Mengawali tahun 2026, Pemerintah Kota Surakarta menggelar kegiatan Meditasi Bersama Wali Kota Solo bertajuk “Kenali Pikiran dan Temukan Ketenangan”. Kegiatan ini berlangsung pada Kamis malam, 1 Januari 2026, mulai pukul 19.00 WIB hingga selesai, bertempat di Pendopo Lodji Gandrung, Rumah Dinas Wali Kota Surakarta, Jalan Brigjen Slamet Riyadi No. 261, Kelurahan Penumping, Kecamatan Laweyan, Kota Surakarta, Jawa Tengah.

Sebanyak 135 peserta dari berbagai organisasi dan komunitas mengikuti kegiatan meditasi tersebut dengan penuh khidmat. Acara ini menjadi momentum refleksi dan penguatan batin di awal tahun, sekaligus ajakan untuk membangun ketenangan pikiran di tengah dinamika kehidupan masyarakat.

Baca Juga  Gus Yasin Lantik Pengurus DEMA UIN Walisongo, Ajak Mahasiswa Aktif Atasi Persoalan Masyarakat

Kegiatan diawali dengan doa bersama yang dipimpin oleh Ustadz Sukarno, M.Pd., M.M., dilanjutkan dengan sambutan Wali Kota Surakarta, Bapak Respati Ahmad Ardianto, S.H., M.Kn. Dalam sambutannya, Wali Kota menyampaikan pentingnya menjaga keseimbangan antara aktivitas fisik, pikiran, dan batin agar masyarakat mampu menghadapi tantangan kehidupan dengan lebih bijaksana dan tenang.
Sesi inti berupa meditasi dipandu oleh Bapak Barata Sena, seorang seniman, budayawan, sekaligus praktisi meditasi.

Baca Juga  Patroli KRYD Polsek Metro Penjaringan Intensif, Antisipasi Tawuran hingga Kejahatan Jalanan di Titik Rawan

 

Para peserta mengikuti meditasi dengan posisi duduk santai dan rileks, sembari memusatkan perhatian pada panduan yang diberikan. Meditasi diarahkan untuk membantu peserta mengenali pikiran, menyelaraskan hati dan kesadaran, serta memusatkan fokus pada satu objek seperti air, cahaya, dan elemen alam lainnya.

 

Menurut Bapak Barata Sena, meditasi bertujuan tidak hanya memberikan manfaat bagi diri sendiri, tetapi juga bagi orang lain. Dengan mengenali pikiran dan meningkatkan kesadaran, seseorang diharapkan mampu mengontrol emosi, menjaga ketenangan batin, serta menumbuhkan sikap positif dalam kehidupan sehari-hari.
Kegiatan meditasi bersama ini mendapat respons positif dari para peserta dan diharapkan dapat menjadi agenda rutin sebagai sarana memperkuat kesehatan mental, spiritual, dan kebersamaan masyarakat Kota Surakarta.

Respon (1)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *