KARANGANYAR, TOMBAKRAKYAT.com – Forum Membangun Desa (FORMADES) Karanganyar bersama DIGIDES menyelenggarakan Sosialisasi dan Pelatihan Digitalisasi Desa. Minggu, (18/1/2026). Kegiatan ini dilaksanakan di Posko FORMADES Desa Jaten, Kecamatan Jaten, Karanganayar, sebagai bagian dari upaya penguatan kapasitas internal organisasi dalam mendukung program strategis pemerintah di bidang digitalisasi desa.
Pelatihan diikuti oleh anggota FORMADES Karanganyar dan difokuskan pada pemahaman konsep serta penguasaan teknis pengoperasian aplikasi Digitalisasi Desa (DIGIDES). Program tersebut dirancang untuk membekali anggota agar siap berperan sebagai pendampingan digitalisasi desa yang profesional dan adaptif terhadap perkembangan teknologi.

Sekretaris Dewan Perwakilan Cabang (DPC) FORMADES Karanganyar, Nendra, menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan langkah konkret organisasi dalam menyiapkan sumber daya manusia yang kompeten.
“FORMADES tidak ingin hanya menjadi penonton dalam agenda digitalisasi desa. Melalui pelatihan DIGIDES ini, kami membekali anggota agar benar-benar siap menguasai aplikasi dan terjun langsung mendampingi desa dalam menjalankan program digitalisasi yang dicanangkan pemerintah,” ujar Nendra.
Ketua DPP FORMADES Bidang Edukasi, Anshori sebagai narasumber utama. memaparkan secara komprehensif latar belakang, tujuan, serta manfaat Program DIGIDES bagi tata kelola pemerintahan desa. “Digitalisasi desa bukan sekadar penggunaan aplikasi, tetapi perubahan cara kerja desa agar lebih transparan, akuntabel, dan efektif. DIGIDES hadir sebagai alat bantu agar desa mampu mengelola data dan pelayanan publik secara lebih modern,” jelas Anshori.

Antusiasme peserta terlihat dari banyaknya pertanyaan yang muncul, khususnya terkait implementasi DIGIDES di desa, peran FORMADES dalam pendampingan digitalisasi desa, serta kesiapan organisasi dalam mendukung keberlanjutan program tersebut.
Kegiatan pelatihan diakhiri dengan penyusunan strategi internal FORMADES Karanganyar. Diarahkan pada langkah-langkah konkret agar FORMADES dapat berkontribusi aktif, berkelanjutan, dan sejalan dengan kebijakan pemerintah dalam percepatan digitalisasi desa.
.












