BERITA

Kasatgas Tito Karnavian Bergerak Cepat Pulihkan Sekolah Pascabencana di Tapanuli Tengah

92
×

Kasatgas Tito Karnavian Bergerak Cepat Pulihkan Sekolah Pascabencana di Tapanuli Tengah

Sebarkan artikel ini

Tombak Rakyat.com – Tapanuli Tengah – Ketua Satuan Tugas (Kasatgas) Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Sumatera, Muhammad Tito Karnavian, menunjukkan komitmennya dengan meninjau langsung kondisi SDN 155678 Hutanabolon 2, Kecamatan Tukka, Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng), Sumatera Utara (Sumut), Sabtu (24/1/2026). Kunjungannya membawa harapan baru bagi proses pemulihan pendidikan di wilayah yang terdampak bencana.

 

Tito, didampingi Gubernur Sumut Bobby Afif Nasution dan Bupati Tapanuli Tengah Masinton Pasaribu, berdialog langsung dengan Kepala Sekolah Ramiannum Tambunan untuk mengetahui kondisi sekolah pascabanjir, jumlah murid, serta situasi kegiatan belajar-mengajar yang saat ini masih berlangsung di tenda darurat.

 

“Kita berada di sekolah SD yang jumlah murid SD-nya berapa, Bu?” tanya Tito dengan penuh perhatian.

Baca Juga  Mendagri Tito Jamin Stok Beras Aman 6 Bulan ke Depan untuk Korban Bencana: Pemerintah "All Out" Pulihkan Sektor Pertanian

 

Kepala Sekolah Ramiannum Tambunan menjelaskan bahwa sekolah tersebut memiliki 165 murid, dengan 12 guru Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan 8 guru honorer. Ia menyampaikan bahwa sekolah terdampak banjir dan sempat dipenuhi lumpur, meski tidak mengalami kerusakan berat.

 

Saat ini, proses belajar-mengajar masih dilakukan di dua tenda darurat bantuan dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen). Kursi dan sebagian perlengkapan belajar masih menggunakan fasilitas yang tersisa dari sekolah.

 

“Sekarang masih belajar di tenda, Pak. Karena ruang kelas masih dalam proses pembersihan dan perbaikan,” ujar Ramiannum dengan harapan.

 

Tito mengapresiasi kerja cepat pemerintah daerah (Pemda), TNI, Polri, serta relawan dalam membersihkan dan memperbaiki sekolah. Ia juga menyoroti semangat gotong royong para pihak yang ikut membantu pemulihan.

Baca Juga  Kemendagri Kirim Ribuan Praja IPDN Ke Aceh: Gerak Cepat Pulihkan Desa-Desa Yang Luluh Lantak Akibat Bencana

 

Namun, ia mencatat bahwa kondisi belajar saat ini masih belum ideal karena beberapa kelas masih harus digabung, sehingga proses pembelajaran belum bisa berjalan maksimal. “Secepat mungkin kembali ke sekolahnya dan pembagian kelasnya jelas, sehingga proses belajar-mengajarnya akan lebih lancar,” kata Tito dengan tegas.

 

Dalam dialog tersebut, Tito juga menanyakan langsung apa saja kebutuhan mendesak sekolah. Ramiannum menyampaikan banyaknya perabot sekolah (mebel) yang rusak atau hancur, termasuk komputer, laptop, dan perangkat pengeras suara.

 

“Kalau kami, Pak, masih banyak yang kurang. Mebel hancur semua, komputer, laptop, dan juga loudspeaker,” ungkapnya dengan sedih.

Baca Juga  MIE AYAM HOTPLATE DI PERTIGAAN SEKOLAH : KEDAI “SI BOLANG” LAGI RAMAI DIBURU WARGA KARANGLEWAS

 

Mendengar hal itu, Tito langsung merespons dan menyatakan akan mengoordinasikan kebutuhan tersebut dengan Pemda dan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen). “Nanti akan kami pikirkan bersama Pak Gubernur, Pak Bupati, dan akan saya sampaikan ke Mendikdasmen,” ujar Tito dengan penuh komitmen.

 

Ia pun menyemangati pihak sekolah agar tetap tabah dan optimistis. Tito menargetkan proses perbaikan dapat dipercepat agar kegiatan belajar-mengajar bisa segera kembali normal. “Sabar, tetap semangat ya, Bu. Kita usahakan secepat mungkin,” pungkasnya dengan senyum.

 

 

 

 

( Desi )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *