TOMBAK RAKYAT.COM, MAGELANG – Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Tengah (Kanwil Kemenag Jateng) telah resmi menetapkan 14 titik lokasi pemantauan hilal (rukyatul hilal) guna menentukan jatuhnya 1 Syawal atau Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah/2026 Masehi.
Kepala Kanwil Kemenag Jateng, Saiful Mujab, menyampaikan bahwa seluruh persiapan di titik-titik tersebut telah dimatangkan.
Ia berharap proses pengamatan yang dijadwalkan pada Kamis, 19 Maret 2026 mendatang, dapat berjalan dengan lancar tanpa kendala teknis maupun cuaca.
“Di Jawa Tengah ada 14 titik pengamatan, di antaranya berada di UIN Walisongo Semarang, UIN Sukoharjo, Purworejo, hingga Banyumas,” ujar Saiful Mujab saat ditemui di Ponpes Al Inayah, Kabupaten Magelang, Sabtu (14/3/2026).

Saiful menjelaskan bahwa hasil dari pengamatan di belasan titik ini nantinya akan dilaporkan sebagai bahan pertimbangan dalam Sidang Isbat tingkat nasional oleh Kementerian Agama RI.
Meski terdapat potensi perbedaan tanggal perayaan dengan organisasi kemasyarakatan Islam lainnya, ia mengimbau masyarakat untuk tetap menjaga ukhuwah.
“Insya’Allah semua proses berjalan lancar. Jika nantinya ada perbedaan, kita sebagai umat Islam harus tetap menjaga kebersamaan dan Ukhuwah Islamiyah,” imbuhnya.
Selain fokus pada penentuan hari raya, Kemenag Jateng juga menyiagakan sekitar 459 masjid ramah pemudik di sepanjang jalur utama Jawa Tengah.
Fasilitas ini disiapkan agar masyarakat yang pulang kampung dapat beristirahat, berbuka puasa, dan menjalankan ibadah dengan nyaman selama perjalanan mudik Lebaran 2026.












