GROBOGAN, TOMBAKRAKYAT.com :
Setelah batal menjadi bakal calon wakil bupati (bacawabup), H. Sholikin, memilih untuk fokus berjuang sebagai wakil rakyat. Terpilih menjadi anggota DPRD untuk periode 2024-2029 dari daerah pemilihan (dapil) 4, Kabupaten Grobogan.
Lahir dan dibesarkan di desa Papanrejo, Kecamatan Gubuk, Kabupaten Grobogan, daerah yang kaya akan budaya, nilai kebersamaan, dan kehidupan masyarakat sederhana yang penuh semangat gotong royong. Usia ke 55 tahun, H. Sholikin, tumbuh dalam lingkungan yang kental dengan nilai keislaman, membentuk pribadi yang religius, rendah hati, dan menjunjung akhlak mulia. Nilai spiritual selalu menjadi landasan beliau dalam mengambil keputusan dan menjalani kehidupan.
Dukungan keluarga menjadi pilar penting yang menguatkannya dalam setiap usaha. Beliau dikenal sebagai kepala keluarga yang bertanggung jawab, penuh perhatian, dan mengedepankan kebersamaan.
H. Sholikin termasuk salah satu pengusaha sukses di Grobogan. Keterpilihan beliau sebagai anggota legislatif adalah amanah, yang harus diemban dengan tanggung jawab, bertekad benar- benar memperjuangkan aspirasi rakyat dan kebijakan yang memihak kepada kesejahteraan masyarakat.
Fokus utama yang menjadi prioritas adalah peningkatan kualitas pelayanan publik, pengembangan ekonomi lokal, dan pembuatan lapangan kerja baru — ketiga hal ini saling terkait dan bertujuan bersama untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara menyeluruh.
Peningkatan pelayanan publik misalnya bisa melalui perbaikan akses layanan kesehatan dan pendidikan, yang akan menghasilkan tenaga kerja yang lebih berkualitas. Sementara itu, pengembangan ekonomi lokal bisa difokuskan pada potensi daerah seperti pertanian, kerajinan tradisional, atau pariwisata Grobogan, yang nantinya akan menciptakan lapangan kerja baru dan meningkatkan pendapatan masyarakat
Kiprah politiknya berasal dari kepedulian sosial yang tinggi. Sebagai wakil rakyat, beliau mudah bergaul, dekat dengan masyarakat, dan terbuka terhadap berbagai aspirasi. Beliau percaya bahwa keberhasilan pribadi harus disertai kontribusi nyata bagi masyarakat, sehingga keterlibatannya dalam politik adalah wujud pengabdian kepada daerah kelahirannya.
Dengan perjalanan hidup yang penuh ketekunan, kerja keras, dan pengabdian, H. Sholikin patut dijadikan teladan. Beliau tidak hanya pekerja keras dan pengusaha, tetapi juga wakil rakyat yang selalu berusaha memberi manfaat bagi keluarga, lingkungan, dan masyarakat.












