Target ambisius sebesar Rp 13 miliar diproyeksikan dapat tercapai dengan kolaborasi lintas sektor yang optimal.
Dalam keterangannya, Sabtu (24/1/2026), Tika menekankan pentingnya pengelolaan zakat yang profesional dan tepat sasaran untuk kesejahteraan masyarakat Kendal.

Potensi zakat di Kendal dinilai masih sangat besar. Tika mendorong koordinasi yang lebih baik di lingkungan Aparatur Sipil Negara (ASN), Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), dan sektor lainnya untuk memastikan penyerapan zakat yang maksimal.
Program-program Baznas, seperti “satu desa satu sarjana” di bidang pendidikan dan layanan kesehatan melalui Rumah Sehat Baznas, telah menjadi mitra strategis pemerintah daerah dalam menekan angka kemiskinan dan meningkatkan kualitas hidup warga.
Ketua Baznas Kendal, Syamsul Huda, menyambut baik dukungan pemerintah daerah dan berencana memfokuskan lima program utama, termasuk penguatan ekonomi melalui pengembangan UMKM dan program kemanusiaan.












