HIBURAN & WISATA

Cirebon International Jazz Day 2026: Satukan Musisi, Bangkitkan Pariwisata, dan Tumbuhkan Kecintaan Masyarakat pada Musik Jazz

28
×

Cirebon International Jazz Day 2026: Satukan Musisi, Bangkitkan Pariwisata, dan Tumbuhkan Kecintaan Masyarakat pada Musik Jazz

Sebarkan artikel ini

TombakRakyat.com – KOTA CIREBON – Semangat kebersamaan dan kecintaan terhadap musik jazz mewarnai pelaksanaan Cirebon International Jazz Day 2026 yang digelar di Dapur’e Isun, Karang Indah, Kelurahan Sunyaragi, Kecamatan Kesambi, Kota Cirebon, Sabtu 30/5/26.

Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk mempererat silaturahmi para musisi sekaligus memperkenalkan jazz sebagai musik yang dekat dengan masyarakat dan memiliki nilai budaya yang tinggi.

Acara ini digagas oleh Pangeran Djundi, seorang pecinta musik jazz yang secara penuh memfasilitasi terselenggaranya kegiatan tersebut. Berkat dedikasi dan kecintaannya terhadap dunia musik, Cirebon International Jazz Day berhasil mempertemukan para musisi lintas generasi dalam satu panggung yang penuh kehangatan, kreativitas, dan semangat kolaborasi.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Ketua DPC Partai Gerindra Kota Cirebon, H. Eman Sulaeman, yang tidak hanya memberikan dukungan, tetapi juga ikut memeriahkan acara dengan menunjukkan kemampuan bernyanyinya. Kehadirannya menjadi warna tersendiri yang menunjukkan bahwa musik mampu menjadi jembatan komunikasi dan kebersamaan tanpa mengenal latar belakang profesi maupun jabatan.

Baca Juga  Pulau Mursala, Daerah Wisata Shoting Film Kingkong: Surga Liar di Ujung Indonesia

Dukungan terhadap perkembangan musik jazz di Kota Cirebon juga ditunjukkan oleh Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Cirebon, Agus Sukmanjaya.S.Sos., M.Si., yang hadir sekaligus membuka secara resmi Cirebon International Jazz Day.

Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa pemerintah daerah memiliki komitmen untuk memberikan ruang bagi para pelaku seni dan musisi agar terus berkembang serta berkontribusi terhadap kemajuan daerah.

Di sisi lain saat wawancara dengan awak media, Agus Sukmanjaya menyampaikan bahwa pihaknya siap memfasilitasi para musisi Kota Cirebon dengan menyediakan ruang dan lokasi strategis untuk berkarya. Menurutnya, musik merupakan investasi penting bagi dunia pariwisata karena mampu menarik kunjungan wisatawan sekaligus memperkuat identitas budaya daerah. Oleh karena itu, diperlukan pembinaan yang berkelanjutan serta keseriusan seluruh insan musik untuk terus mengembangkan kualitas dan ekosistem musik, khususnya jazz, di Kota Cirebon.

Baca Juga  “Mens Rea” Panji Pragiwaksono : Spesial Komedi Indonesia Pertama Tembus Netflix Global

Suasana semakin meriah ketika para musisi andalan Kota Cirebon tampil memukau di atas panggung. Niko sebagai vokalis, Sony Kertaatmadja sebagai pemain dan instruktur gitar dari Tiga Negeri Music House, Asruzal pada bass, Dadi pada drum, serta Opik Anggita pada keyboard sukses membawakan sejumlah lagu bergenre Jazz Rock dari grup legendaris seperti Toto, Shakatak, dan Level 42. Penampilan mereka mendapat apresiasi hangat dari para penonton yang hadir.

Baca Juga  Lima Pantai di Desa Sendang Sikucing Berlomba Rebut Perhatian Wisatawan Lewat Baliho Besar

Tidak hanya menampilkan pertunjukan musik, acara ini juga menghadirkan sesi jam session yang mempertemukan para musisi dan instruktur musik seperti Oka (drum) serta Imron CH (Iim) sebagai pemain dan instruktur gitar. Interaksi spontan antar musisi tersebut menjadi bukti bahwa jazz merupakan musik yang mengedepankan kreativitas, kebebasan berekspresi, dan kolaborasi.

 

Melalui kegiatan seperti ini, masyarakat diharapkan semakin mengenal dan mencintai musik jazz sebagai bagian dari kekayaan seni yang mampu mendukung perkembangan ekonomi kreatif dan sektor pariwisata Kota Cirebon.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *