KENDAL,TOMBAK RAKYAT.COM – Bupati Kendal, Dyah Kartika Permanasari, SE, MM, meresmikan secara langsung ikon baru Desa Sendangdawung, yakni Tugu Tani Reborn, pada Rabu (08/04/2026).
Peresmian ini menjadi tonggak sejarah baru bagi semangat gotong royong dan kebangkitan sektor pertanian di wilayah Kecamatan Kangkung.
Dalam sambutannya, Bupati yang akrab disapa Mbak Tika ini menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada pemerintah desa dan seluruh lapisan masyarakat Desa Sendangdawung.
Menurutnya, Tugu Tani Reborn bukan sekadar bangunan fisik, melainkan simbol kekuatan ekonomi lokal.
“Saya sangat mengapresiasi terwujudnya ikon Tugu Tani Reborn ini.
Semoga keberadaannya membawa manfaat nyata, mempererat gotong royong, dan menjadi pemantik semangat bagi para petani kita untuk terus berinovasi demi kesejahteraan bersama,” ujar Bupati Tika di sela-sela acara.
Filosofi Mendalam di Balik Tugu
Kepala Desa Sendangdawung, Marbono, SPd, menjelaskan bahwa tugu ini memiliki makna filosofis yang sangat kuat.
Pondasi bawah dengan lima cakar ayam melambangkan ketaatan pada Pancasila dan ketaqwaan kepada Sang Pencipta.

Selain itu, elemen cangkul pada patung tersebut membawa pesan moral bagi para petani:
- Doran: Mengingatkan agar tidak jauh dari Tuhan.
- Lempengan Besi Segi Empat: Simbol kerja keras.
- Tanding: Semangat pantang menyerah.
- Langkir: Motivasi untuk terus meningkatkan hasil.
Dampak Ekonomi dan Sosial
Selain peresmian tugu, acara ini juga dibarengi dengan pembagian bantuan ketahanan pangan serta bantuan pakaian bagi para pedagang Pasar Kaget Tugu Tani Reborn.
Sekretaris Desa Sendangdawung, Budi Ristanto, ST, berharap ikon baru ini dapat mendongkrak sektor pariwisata desa dan ekonomi kreatif.
“Kami berharap Pasar Kaget yang rutin digelar setiap hari Minggu akan semakin ramai pengunjung, sehingga pelaku UMKM desa kami bisa naik kelas dan pendapatannya meningkat,” tuturnya.
Acara diakhiri dengan penandatanganan prasasti oleh Bupati Kendal serta penyerahan bantuan secara simbolis kepada warga dan pedagang setempat.
Hadir dalam acara tersebut Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Pandu Rapriat Rogojati, Camat Kangkung Antin Kustiyah, jajaran Forkopimcam, serta tokoh masyarakat desa setempat.












