TOMBAKRAKYAT.COM — KLATEN — Puncak perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) ke-80 dan Hari Guru Nasional (HGN) tahun 2025 di Kabupaten Klaten yang diselenggarakan pada Rabu malam (26/11/25) menjadi ajang penegasan komitmen para pendidik untuk mewujudkan visi daerah yang maju dan unggul.
Momentum Solidaritas dan Prestasi
Acara yang dihadiri oleh jajaran Forkopimda Klaten ini menutup rangkaian sembilan kegiatan HUT PGRI. Wakil Ketua PGRI Klaten, Suharja, S.Pd., M.Si., menekankan bahwa tema “Guru Hebat, Indonesia Kuat, Pendidikan Maju” adalah seruan untuk persatuan, sejalan dengan filosofi “Nyawiji Hanggayuh Mukti, Hangnesti Tejaning Jati” (Bersatu untuk mencapai kemuliaan).

Momentum persatuan ini juga dibuktikan dengan diraihnya prestasi gemilang:
Juara 1 Lomba Paduan Suara Guru TK (16 anggota) juga mendapatkan biaya pembinaan Rp1.500.000 Mengalahkan peserta dari jenjang SD, SMP, dan SMA.
Tri Puji Hartono, perwakilan tim paduan suara Guru TK, mengungkapkan kebanggaan atas kemenangan yang diraih melalui latihan intensif di tengah kesibukan mengajar. Kemenangan kelompok dari jenjang pendidikan terkecil ini menjadi simbol bahwa dedikasi dan kualitas guru di Klaten merata di semua tingkatan.

Tantangan Digitalisasi dan Dukungan Pemda
Dalam sambutannya, Bupati Klaten, Hamenang Wajar Ismoyo, menyampaikan apresiasi sekaligus mengingatkan para guru akan tantangan besar di depan.
“Waktu menuju Indonesia Emas 2045 hanya tinggal sekitar 20 tahun. Jika tidak dikelola dengan baik, Indonesia Emas bisa menjadi Indonesia Cemas,” ujar Bupati.
Beliau menyoroti perlunya modifikasi pola mengajar untuk menghadapi siswa yang semakin mudah mengakses informasi digital dan AI. Selain tantangan teknologi, Bupati juga menjamin komitmen Pemda untuk melindungi para guru dari risiko kriminalisasi saat menjalankan tugas mendidik.
Bupati berharap PGRI semakin solid dan terus menjaga citra Klaten sebagai daerah dengan Sumber Daya Manusia (SDM) yang berkualitas.
PGRI Kawal Kesejahteraan dan Kualitas
Di sisi organisasi, PGRI Klaten terus berjuang untuk meningkatkan kesejahteraan anggotanya, salah satunya dengan mendorong percepatan realisasi pengangkatan Guru Tidak Tetap (GTT) menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK). Ini adalah bagian integral dari upaya PGRI untuk memastikan kualitas dan motivasi guru tetap tinggi dalam mencetak generasi penerus yang unggul.












