NASIONAL

Mendagri Tito Karnavian Gedor Kolaborasi: “Kejar Target Pemulihan Pascabencana Sumatera Sebelum Ramadan

59
×

Mendagri Tito Karnavian Gedor Kolaborasi: “Kejar Target Pemulihan Pascabencana Sumatera Sebelum Ramadan

Sebarkan artikel ini

Tombak Rakyat.com – Jakarta – Mendagri Tito Karnavian dorong kolaborasi kejar target pemulihan pascabencana Sumatera sebelum Ramadan Gotong royong pemerintah, daerah, & masyarakat.Jumat (16/1/2026)

 

Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian, dalam kapasitasnya sebagai Ketua Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat, mengeluarkan seruan tegas kepada seluruh menteri Kabinet Merah Putih untuk segera memberikan perhatian dan melakukan langkah percepatan pemulihan di wilayah-wilayah yang belum sepenuhnya pulih dari dampak bencana. Fokus utama adalah pemulihan tata kelola pemerintahan, infrastruktur, kesehatan, pendidikan, serta sosial ekonomi.

 

“Kita harus bekerja cepat dan efektif untuk memulihkan kondisi masyarakat di wilayah terdampak bencana. Koordinasi dan kolaborasi antar kementerian dan lembaga sangat penting untuk mencapai tujuan ini,” tegas Mendagri Muhammad Tito Karnavian saat memimpin rapat koordinasi (rakor) lintas kementerian/lembaga di Kantor Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) pada  Jakarta, Kamis (15/1/2026).

Baca Juga  BNN RI Dan Universitas Pancasila Bersatu Perangi Narkoba: "Sinergi Kuat, Lahirkan Generasi Muda Berkarakter Pancasila dan Bebas Narkoba

 

Dalam rakor intensif yang berlangsung selama hampir empat jam tersebut, dibahas secara mendalam berbagai indikator pemulihan bencana yang masih memerlukan perhatian dari berbagai kementerian dan lembaga, khususnya di tiga provinsi terdampak di Sumatra. Indikator utama, seperti tata kelola pemerintahan, layanan publik di sektor kesehatan dan pendidikan, akses darat, serta pemulihan ekonomi dan sosial, dinilai masih perlu dipercepat, terutama di daerah yang terdampak paling parah.

 

Semangat Gotong Royong: Kunci Percepatan Pemulihan

Dalam kesempatan itu, Mendagri Tito Karnavian menegaskan bahwa semangat gotong royong menjadi kunci percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana Sumatera. Ia optimistis bahwa kolaborasi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah (Pemda), dan organisasi nonpemerintah akan mempercepat pemulihan di tiga daerah terdampak bencana.

 

Mendagri Tito Karnavian juga menyampaikan apresiasi kepada berbagai lembaga nonpemerintah yang telah turun langsung membantu masyarakat di wilayah-wilayah terdampak, terutama di daerah pegunungan Aceh, seperti Dompet Dhuafa, Palang Merah Indonesia, Dewan Masjid Indonesia, Nahdlatul Ulama, Muhammadiyah, dan Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia.

Baca Juga  Dapur Umum IPDN di Aceh Tamiang Tak Hanya Penuhi Kebutuhan Satgas: Roda Ekonomi Warga Berputar, Bahan Pangan Lokal Diberdayakan

 

“Saya sangat terkesan dengan kerja keras dan dedikasi para relawan dari berbagai lembaga nonpemerintah yang telah membantu masyarakat di wilayah terdampak bencana. Semangat kemanusiaan mereka sangat menginspirasi,” ujarnya.

 

Target: Pemulihan Rampung Sebelum Ramadan

Lebih lanjut, Mendagri Tito Karnavian menyampaikan bahwa pemerintah menargetkan pemulihan pascabencana di Sumatera Barat dan Sumatera Utara dapat rampung sebelum bulan Ramadan. Salah satu langkah percepatan yang akan ditempuh adalah pembersihan kawasan terdampak serta pengurangan jumlah pengungsi melalui pemberian bantuan bagi rumah rusak ringan dan sedang agar masyarakat dapat segera kembali ke rumah masing-masing.

 

Bagi warga dengan rumah kategori rusak berat, diharapkan dapat berpindah ke hunian sementara (huntara). Sebagian warga juga telah menerima Dana Tunggu Hunian (DTH), sehingga dapat menempati rumah kerabat atau menyewa tempat tinggal hingga proses pemulihan selesai.

Baca Juga  Kuswanto, Petani Desa yang Sukses Bangun Usaha Bibit Durian dari Nol

 

Sementara itu, untuk wilayah Aceh, Mendagri Tito Karnavian menilai penanganan pascabencana memerlukan upaya yang lebih berat karena masih banyak permukiman warga yang tertimbun lumpur. Oleh karena itu, fokus utama pemulihan di Aceh diarahkan pada pembersihan lumpur dan normalisasi muara sungai.

 

Komitmen Pemerintah Pusat: Pastikan Pemulihan Berjalan Cepat dan Efektif

Sebagai informasi, rapat tersebut turut dihadiri Menteri Koordinator (Menko) Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Pratikno, Menko Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono, Menko Bidang Politik dan Keamanan (Polkam) Djamari Chaniago, serta Menko Bidang Pemberdayaan Masyarakat Muhaimin Iskandar.

 

Hadir pula Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, Menteri Lingkungan Hidup Hanif Faisol Nurofiq, Menteri Sosial Saifullah Yusuf, serta jajaran menteri Kabinet Merah Putih lainnya. Selain itu, turut hadir Gubernur Aceh Muzakir Manaf, Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution, dan Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi Ansharullah.

 

 

(Desi/Kemendagri)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *