BERITADAERAH

Peringatan Hari Anti Kekerasan Terhadap perempuan di jateng,Ribuan Aktivis perempuan Turun ke Jalan Suarakan Keadilan

148
×

Peringatan Hari Anti Kekerasan Terhadap perempuan di jateng,Ribuan Aktivis perempuan Turun ke Jalan Suarakan Keadilan

Sebarkan artikel ini

TOMBAK RAKYAT.COM,SEMARANG – Ratusan aktivis yang tergabung dalam Aliansi Jaringan Perempuan Jana Tera Semarang menggelar aksi damai di sepanjang kawasan Car Free Day (CFD) Jalan Pahlawan, Mugassari, Semarang Selatan, Minggu (7/12/2025).

Aksi ini dilakukan serentak di hari CFD karena dinilai kondusif dan dapat merespons masyarakat luas secara langsung.

Aksi ini merupakan bagian dari peringatan 16 Hari Anti Kekerasan Terhadap Perempuan (HAKTP) yang diperingati setiap tahunnya mulai tanggal 25 November hingga 10 Desember.

Baca Juga  Syukuran HUT Korpri Ke-54, Kodim 0808/Blitar Dorong Profesionalisme Dan Integritas ASN
Foto : aksi Aliansi aktivis perempuan jateng GELAR aksi di jl.pahlawan kel mugassari kec.semarang semarang jateng

Para peserta aksi membawa spanduk dan poster yang menyuarakan penolakan terhadap segala bentuk kekerasan berbasis gender, dengan tema “Menggalang Keberanian Menautkan Kekuatan Perempuan”.

Dalam orasinya, Direktur LRC Kitong Ham Jateng, Witi Mulyati, menyoroti maraknya kasus pelecehan seksual di Jawa Tengah yang belum menemukan titik terang, seperti kasus pelecehan seksual berbasis kecerdasan buatan (AI) yang korbannya merupakan siswi SMAN 11 Semarang, di mana pelakunya, Chiko, telah ditetapkan sebagai tersangka.

Baca Juga  Satgas Yonif 521/DY Dan Puskesmas Gelar "Binter Kampung Sehat", Puluhan Warga Terpencil Papua Dapat Layanan Kesehatan Gratis

Selain itu, aksi ini juga menyoroti kasus dugaan pelecehan seksual di lingkungan kampus UNS Semarang yang sedang menjadi perbincangan hangat.

Witi berharap, melalui aksi ini, pihak kejaksaan dan aparat penegak hukum dapat memberikan keadilan yang seadil-adilnya bagi para korban dan memberikan sanksi hukum yang berat bagi para pelaku, untuk memberikan efek jera dan menciptakan ruang aman bagi perempuan.

Baca Juga  Polda Metro Jaya Ungkap Ribuan Kasus Narkoba, Soroti Bahaya dan Dampaknya

Beberapa kelompok aliansi aktivis perempuan lainnya yang turut serta dalam aksi ini antara lain Barapuan, kelompok buruh, WALHI, dan LBH Semarang, serta sejumlah mahasiswa.

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *