TNI & POLRIBERITADAERAHHUKUM & KRIMINAL

Pria Dilaporkan Tenggelam di Kali BKT Marunda, Ditemukan Meninggal Setelah Pencarian 3 Jam

23
×

Pria Dilaporkan Tenggelam di Kali BKT Marunda, Ditemukan Meninggal Setelah Pencarian 3 Jam

Sebarkan artikel ini

Jakarta Utara,TombakRakyat.com_Seorang pria bernama NFD (43) dilaporkan tenggelam di Kali Banjir Kanal Timur (BKT), tepatnya di samping jembatan kawasan Marunda, Kecamatan Cilincing, Jakarta Utara, Rabu (29/4/2026) pagi.

Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 06.00 WIB. Berdasarkan keterangan saksi di lokasi, korban saat itu tengah mengendarai sepeda motor dari arah selatan menuju utara di Jalan Bidara Marunda.Saat melintas di tikungan dekat jembatan BKT, korban diduga kehilangan kendali hingga akhirnya masuk ke dalam kali.

Baca Juga  Polsek Metro Penjaringan Gencarkan Himbauan Tamu Wajib Lapor 1x24 Jam di Wilayah Pluit

Saksi yang melihat kejadian tersebut sempat berupaya memberikan pertolongan dengan turun langsung ke aliran kali, namun korban tidak ditemukan di lokasi awal kejadian.

“Yang berhasil ditemukan saat itu hanya sepeda motor korban, sementara korban tidak terlihat,” ujar saksi di lokasi.

Proses evakuasi

Petugas dari kepolisian, dibantu tim pemadam kebakaran serta unit Polairud Polda Metro Jaya, kemudian melakukan pencarian intensif di sekitar lokasi kejadian.

Baca Juga  Polres Metro Jakarta Utara Salurkan 300 Nasi Box dalam Program Jumat Peduli, Wujud Nyata Jaga Jakarta dan Lingkungan

Kapolsek Cilincing AKP Bobi Subasri menyampaikan bahwa upaya pencarian dilakukan selama kurang lebih tiga jam.

Sekitar pukul 11.15 WIB, korban akhirnya berhasil ditemukan oleh tim gabungan dalam kondisi meninggal dunia.

Jenazah korban selanjutnya dibawa ke Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) untuk keperluan autopsi.Kasus ini ditangani oleh Direktorat Polairud Polda Metro Jaya,”tegas Kapolsek.

Baca Juga  Polsek Koja Amankan 7 Orang Saat KRYD, Diduga Terlibat Judi di Tugu Utara
Proses evakuasi

Dari keterangan pihak keluarga, korban diketahui memiliki riwayat penyakit epilepsi. Namun demikian, penyebab pasti kecelakaan masih dalam penanganan dan penyelidikan lebih lanjut oleh pihak berwenang.

Pihak kepolisian mengimbau masyarakat untuk tetap berhati-hati saat berkendara, terutama di jalur rawan dan dekat aliran air, guna menghindari kejadian serupa.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *