BERITASOCIAL & BUDAYA

17 Masuk, 5 Lolos: Siapa yang Berhak Membawa Pulang Piala Sri Murtono

128
×

17 Masuk, 5 Lolos: Siapa yang Berhak Membawa Pulang Piala Sri Murtono

Sebarkan artikel ini

KENDAL, TOMBAKRAKYAT.com — Bukan sekadar pertunjukan, Festival Teater Pelajar Piala Sri Murtono 2026 menjadi ruang untuk menguji kreativitas, keaktoran, penyutradaraan hingga kemampuan pelajar menghidupkan karya seorang tokoh teater asal Kendal.

Sebanyak 17 kelompok teater pelajar tingkat SLTA se-Jawa Tengah mengikuti tahapan awal festival yang digelar Pelataran Sastra Kaliwungu (PSK). Penjurian tahap pertama berlangsung Minggu (20/9/2026) di Kopi Sufi, Brangsong, Kendal.

Tiga juri dilibatkan dalam tahap penyaringan tersebut, yakni Giri Basuki Widodo, pegiat Teater Koma sekaligus perupa asal Kendal; Sofiyan, pegiat Teater Semut Kendal; dan Mahmoed Elqadrian dari ASDRAFI Yogyakarta.

Para juri tidak hanya melihat hasil akhir pertunjukan. Penilaian dilakukan terhadap sejumlah unsur, mulai dari artistik, pencahayaan, tata suara, keaktoran, penyutradaraan hingga berbagai aspek pendukung lainnya.

Baca Juga  Menagih Realitas di Balik Retorika Perda Perlindungan Pekerja Informal Jawa Tengah

Yang menjadi ciri khas festival ini, seluruh peserta membawakan naskah karya Sri Murtono, seniman teater kelahiran Cepiring, Kendal. Pertunjukan direkam dengan teknik one take, yakni dilakukan sekali jalan tanpa jeda maupun potongan.

Dari 17 video yang masuk, proses kurasi akhirnya menyisakan lima kelompok teater yang berhak tampil dalam penjurian secara langsung.

Kelima kelompok tersebut adalah:

Teater Apotek – SMK Duta Karya Kudus

Teater Sansa – SMA Negeri 1 Purwanegara, Banjarnegara

Teater Pena Fiksi – SMK Bina Utama Kendal

Teater Cakrawala – SMA Negeri 6 Purworejo

Teater Emas – MAN 1 Tegal

Kelima finalis akan tampil secara langsung pada Sabtu, 26 September 2026. Mereka kembali diuji di hadapan dewan juri untuk menentukan urutan terbaik pertama hingga kelima.

Baca Juga  Babinsa Budayakan Kerja Bakti, Bersama Warga Bangun Talud Jalan Agar Aliran Air Lancar

Komposisi juri pada tahap final juga diperkuat dengan hadirnya dua tokoh tambahan, yakni Daniel Godan Exaudi, pegiat teater dari Salatiga sekaligus alumni ASDRAFI Yogyakarta, serta Dr. Turahmat, M.Pd., akademisi Unissula sekaligus penulis buku Teater: Teori dan Penerapannya.

 

Bukan Sekadar Kompetisi

Presiden Pelataran Sastra Kaliwungu, Bahrul Ulum Amalik, mengatakan festival tersebut tidak semata-mata diarahkan untuk mencari pemenang. Ada upaya untuk mempertemukan pelajar dengan karya dan jejak pemikiran Sri Murtono sebagai salah satu tokoh teater yang berasal dari Kendal.

Para peserta terbaik nantinya akan memperoleh apresiasi dari PSK berupa plakat dan uang pembinaan.

Bahkan, tiga kelompok terbaik direncanakan akan mendapat kesempatan untuk diboyong ke Yogyakarta dan dipentaskan kembali oleh ASDRAFI.

Mahmoed Elqadrian menilai rencana tersebut sekaligus menjadi bentuk penghargaan terhadap dedikasi Sri Murtono.

Baca Juga  Pelantikan Pengurus PASI Purworejo 2025–2029 Digelar di Pendopo Kutoarjo

“Sebagai wujud penghargaan atas dedikasi dan mengingat kembali karya Sri Murtono yang berasal dari Cepiring, Kendal, sekaligus pendiri ASDRAFI, tentu spirit Pak Sri dalam berkarya secara nasional ini patut digaungkan kembali,” ujar Mahmoed.

Dengan demikian, festival ini tidak berhenti pada kompetisi antarpelajar. Ada upaya untuk menjaga agar karya dan jejak Sri Murtono tetap menemukan ruang di tengah generasi muda.

Festival Teater Pelajar Piala Sri Murtono 2026 sendiri terlaksana atas dukungan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) RI melalui Bantuan Pemerintah (Banpem).

Bagi Pelataran Sastra Kaliwungu, dukungan tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya membuka ruang yang lebih luas bagi pelajar untuk berproses, berkarya dan mengenal lebih dekat dunia teater.