BERITA

Komitmen PGRI Klaten Menuju Indonesia Emas 2045, Guru Bersatu Klaten Bersinar

231
×

Komitmen PGRI Klaten Menuju Indonesia Emas 2045, Guru Bersatu Klaten Bersinar

Sebarkan artikel ini

TOMBAKRAKYAT.COM — KLATEN — Puncak perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) ke-80 dan Hari Guru Nasional (HGN) tahun 2025 di Kabupaten Klaten yang diselenggarakan pada Rabu malam (26/11/25) menjadi ajang penegasan komitmen para pendidik untuk mewujudkan visi daerah yang maju dan unggul.

Momentum Solidaritas dan Prestasi

Acara yang dihadiri oleh jajaran Forkopimda Klaten ini menutup rangkaian sembilan kegiatan HUT PGRI. Wakil Ketua PGRI Klaten, Suharja, S.Pd., M.Si., menekankan bahwa tema “Guru Hebat, Indonesia Kuat, Pendidikan Maju” adalah seruan untuk persatuan, sejalan dengan filosofi “Nyawiji Hanggayuh Mukti, Hangnesti Tejaning Jati” (Bersatu untuk mencapai kemuliaan).

Baca Juga  Reses Yudi Kusnandar S.E : Program KWT Tahun 2027 Berjalan, Perkuat Ketahanan Pangan Dan Ekonomi Keluarga
Pemenang lomba

Momentum persatuan ini juga dibuktikan dengan diraihnya prestasi gemilang:

Juara 1 Lomba Paduan Suara Guru TK (16 anggota) juga mendapatkan biaya pembinaan Rp1.500.000 Mengalahkan peserta dari jenjang SD, SMP, dan SMA.

Tri Puji Hartono, perwakilan tim paduan suara Guru TK, mengungkapkan kebanggaan atas kemenangan yang diraih melalui latihan intensif di tengah kesibukan mengajar. Kemenangan kelompok dari jenjang pendidikan terkecil ini menjadi simbol bahwa dedikasi dan kualitas guru di Klaten merata di semua tingkatan.

Baca Juga  Tongkat Komando Berganti, Kombes Pol Adhe Hariadi Jadi Kapolres Metro Jakarta Utara
Bupati Klaten; Hamenang Wajar Ismoyo

Tantangan Digitalisasi dan Dukungan Pemda

Dalam sambutannya, Bupati Klaten, Hamenang Wajar Ismoyo, menyampaikan apresiasi sekaligus mengingatkan para guru akan tantangan besar di depan.

“Waktu menuju Indonesia Emas 2045 hanya tinggal sekitar 20 tahun. Jika tidak dikelola dengan baik, Indonesia Emas bisa menjadi Indonesia Cemas,” ujar Bupati.

Beliau menyoroti perlunya modifikasi pola mengajar untuk menghadapi siswa yang semakin mudah mengakses informasi digital dan AI. Selain tantangan teknologi, Bupati juga menjamin komitmen Pemda untuk melindungi para guru dari risiko kriminalisasi saat menjalankan tugas mendidik.

Baca Juga  Penyaluran Bantuan  untuk Korban Bencana Banjir di Aceh Tenggara dan Kabupaten Gayo Lues 

Bupati berharap PGRI semakin solid dan terus menjaga citra Klaten sebagai daerah dengan Sumber Daya Manusia (SDM) yang berkualitas.

PGRI Kawal Kesejahteraan dan Kualitas

Di sisi organisasi, PGRI Klaten terus berjuang untuk meningkatkan kesejahteraan anggotanya, salah satunya dengan mendorong percepatan realisasi pengangkatan Guru Tidak Tetap (GTT) menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK). Ini adalah bagian integral dari upaya PGRI untuk memastikan kualitas dan motivasi guru tetap tinggi dalam mencetak generasi penerus yang unggul.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *