KENDAL ,TOMBAK RAKYAT.COM -Pemerintah Kabupaten Kendal resmi menyalurkan bantuan tenda baru bagi para Pedagang Kaki Lima (PKL) yang biasa beraktivitas di kawasan Alun-Alun Kendal, Senin (25/5/2026).
Langkah ini diambil sebagai upaya nyata pemerintah daerah untuk meningkatkan kenyamanan tempat berjualan, mempercantik estetika pusat kota, sekaligus mendongkrak kesejahteraan para pelaku usaha mikro.
Bantuan tenda seragam ini merupakan hasil kolaborasi dan sinergi jajaran Pemkab Kendal bersama Bank Jateng Cabang Kendal melalui program Corporate Social Responsibility (CSR), serta Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Kendal.
Estetika Kota dan Kenyamanan Pedagang
Bupati Kendal, Dyah Kartika Permanasari, turun langsung meninjau kondisi pedagang sekaligus menyerahkan bantuan secara simbolis.Ia menjelaskan bahwa penataan PKL melalui standardisasi tenda ini bertujuan menciptakan suasana Alun-Alun Kendal yang jauh lebih rapi, indah, dan higienis.
“Harapan kami, dengan adanya seragam tenda untuk para PKL ini dapat bermanfaat, dan tentu semakin meningkatkan kerapian, keindahan, serta kenyamanan di kawasan alun-alun.Selain itu, juga untuk membantu meringankan beban operasional para pedagang,” tutur bupati yang akrab disapa Mbak Tika.

Mbak Tika menambahkan, pemerintah sangat memahami beratnya perjuangan para pelaku UMKM dalam mencari nafkah sehari-hari. Oleh karena itu, dukungan fasilitas fisik seperti tenda pelindung ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas ruang usaha mereka agar lebih tahan cuaca dan menarik minat pembeli.
Ia juga menitipkan pesan penting kepada seluruh penerima manfaat untuk bersama-sama menjaga kebersihan lingkungan. “Kalau tenda sudah diterima, maka harus dirawat dengan baik. Saya berharap, seluruh PKL tetap menjaga kebersihan, keindahan, dan ketertiban di kawasan Alun-Alun Kendal,” tegasnya.
Sinergi Lintas Sektor Dorong UMKM Berdikari
Kepala Disdagkop UKM Kabupaten Kendal, Toni Ari Wibowo, memaparkan saat ini jumlah UMKM di Kabupaten Kendal sudah menembus angka sekitar 39 ribu pelaku usaha.Besarnya angka tersebut membuat program pembinaan dan penataan zonasi PKL menjadi agenda krusial bagi daerah.
“Kami ingin Kendal semakin nyaman dan tertata. PKL yang tergabung dalam asosiasi akan terus dibina bersama OPD terkait, termasuk Satpol PP. Kendal bisa hebat dan berdikari, tentunya bersama teman-teman UMKM,” kata Toni.Dukungan serupa diamini oleh Wakil Pimpinan Bank Jateng Cabang Kendal, Dwi Puji Lestari.
Pihaknya menyatakan berkomitmen penuh mendukung stimulus ekonomi bagi sektor informal agar roda perekonomian di tingkat akar rumput berputar lebih cepat.“Semoga CSR Bank Jateng bersama Baznas ini bisa membawa manfaat dan berkah bagi UMKM di Kendal, sehingga turut meningkatkan pendapatan daerah Kabupaten Kendal,” jelas Dwi Puji.
Pedagang Sambut Baik dan Bersyukur
Bantuan fasilitas ini disambut dengan antusiasme tinggi dan rasa syukur oleh para pedagang. Perwakilan Paguyuban PKL Alun-Alun Kendal, Kuncoro, mengungkapkan bahwa kehadiran tenda baru ini sangat dinantikan mengingat sarana berjualan yang lama mayoritas sudah lapuk termakan usia.
“Alhamdulillah, sekarang tendanya seragam dan terlihat bagus. Dulu yang lama sudah rusak dan bolong-bolong,” ungkap Kuncoro dengan raut wajah lega.
Dengan adanya fasilitas baru ini, para pedagang kini bisa berjualan dengan lebih tenang tanpa khawatir bocor saat hujan, sekaligus memberikan kesan bersih bagi para pelanggan yang datang menikmati kuliner di jantung Kota Kendal.












