KENDAL, TOMBAKRAKYAT.com — Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWC NU) Kecamatan Rowosari, Kabupaten Kendal, menggelar Pawai Ta’aruf sebagai puncak peringatan Hari Santri Nasional (HSN) 2026, Minggu (25/10/2026). Ribuan peserta mengikuti kegiatan yang dimulai dari lapangan sepak bola Desa Gebanganom dan berakhir di Gelanggang Olahraga (Gelora) Tumenggung Kamyoto, Desa Tambaksari.
Pawai dimeriahkan dua grup drumben dari MI NU 31 Jatipurwo dan MI NU 41 Tambaksari. Peserta dari berbagai unsur NU, lembaga pendidikan Islam, pondok pesantren, dan masyarakat mengikuti iring-iringan menggunakan mobil pikap, mobil wisata (odong-odong), serta puluhan sepeda motor yang memadati rute Gebanganom, Gempolsewu, Sendang Dawuhan, Teratemulyo, Parakan, Tanjungsari, hingga Tambaksari.
Selain pawai, panitia juga menyelenggarakan tes kesehatan dan hiburan orkes. Rangkaian kegiatan ditutup dengan pengundian kupon doorprize yang disambut antusias oleh peserta.
Hadir dalam kegiatan tersebut perwakilan Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Kendal, KH. Agil Said, S.Ag., Ketua MWC NU Rowosari Luqman Zakaria, S.Sos., S.H., NL.P., beserta jajaran pengurus, Kepala Desa Tambaksari, Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam), badan otonom (banom) NU, tokoh masyarakat, serta anggota DPRD Kabupaten Kendal, H. Munawir, S.Sos.
Sejumlah unsur NU yang berpartisipasi meliputi Muslimat NU, Fatayat NU, Gerakan Pemuda Ansor, IPNU, IPPNU, serta berbagai madrasah dan pondok pesantren se-Kecamatan Rowosari.

Ketua MWC NU: Perkuat Persaudaraan dan Khidmat kepada Masyarakat
Ketua MWC NU Rowosari, Luqman Zakaria, S.Sos., S.H., NL.P., mengatakan Pawai Ta’aruf bukan sekadar perayaan Hari Santri Nasional, melainkan sarana memperkuat persaudaraan dan meningkatkan kontribusi warga Nahdliyin bagi masyarakat.
“Kegiatan ini diharapkan semakin meningkatkan kemanfaatan kita bagi masyarakat. Ini wujud kecintaan kepada Nahdlatul Ulama melalui khidmat, kebersamaan, dan kontribusi nyata bagi umat,” tegas Luqman.
Ia menekankan, semangat Hari Santri harus diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari melalui upaya menjaga kerukunan, merawat tradisi keislaman, memperkuat persatuan, dan membangun kehidupan masyarakat yang harmonis.

Panitia Apresiasi Antusiasme Peserta
Ketua panitia, Mahmud Faqih Buya, menyampaikan terima kasih kepada seluruh peserta dan pihak yang mendukung penyelenggaraan Pawai Ta’aruf, baik secara moril maupun materiil.
“Kami berterima kasih kepada seluruh peserta dan pihak yang telah mendukung kegiatan ini. Antusiasme masyarakat menjadi penyemangat bagi panitia untuk terus mempererat silaturahmi dan kebersamaan. Harapan kami, acara ini bisa menjadi agenda tahunan,” ujar Mahmud.
Ia berharap kegiatan mendatang semakin berkembang dengan partisipasi peserta dan dukungan yang lebih luas.
Dalam suasana akrab, Mahmud juga melontarkan seloroh kepada H. Munawir, S.Sos., yang turut mendukung kegiatan tersebut.
“Mudah-mudahan Bapak Munawir tahun depan bisa semakin memaksimalkan dukungannya. Kalau tahun ini sepeda listrik, tahun depan sepeda motor,” ujarnya, disambut tawa hadirin.

Pengundian Doorprize Tutup Rangkaian Acara
Setelah pawai dan rangkaian acara di lokasi akhir, peserta menikmati hiburan orkes yang menurut panitia merupakan sumbangan dari H. Munawir. Sedang berbagai hadiah doorprize, mulai dari kipas angin, kompor gas, televisi LED, kulkas, sepeda listrik, hingga seekor kambing, disebut berasal dari dukungan sponsor.
Pengundian kupon doorprize menjadi penutup kegiatan yang disambut antusias oleh peserta. Selain menambah kemeriahan, rangkaian acara ini menjadi ruang bagi warga untuk berkumpul dan mempererat hubungan antarlembaga serta masyarakat.

Meneguhkan Peran Santri di Tengah Masyarakat
Pawai Ta’aruf MWC NU Rowosari menjadi upaya menghidupkan semangat Hari Santri Nasional melalui penguatan persatuan, pemeliharaan tradisi keislaman, dan kepedulian sosial.
Keterlibatan badan otonom NU, lembaga pendidikan Islam, pondok pesantren, dan masyarakat menunjukkan pentingnya kebersamaan dalam menjaga tradisi keagamaan sekaligus membangun kehidupan sosial yang harmonis.
Melalui momentum HSN 2026, MWC NU Rowosari berharap warga Nahdliyin semakin memperkuat persaudaraan, menjaga kerukunan, dan memberikan kontribusi nyata bagi umat dan bangsa. Pawai Ta’aruf pun diharapkan berkembang menjadi agenda tahunan yang tidak hanya meriah, tetapi juga membawa manfaat bagi masyarakat luas.












