Jombang, TombakRakyat.com — Pelaksanaan Program MBG (Makan Bergizi Gratis) di Kabupaten Jombang dinilai masih belum merata. Tidak hanya pelajar, banyak ibu hamil, ibu menyusui, hingga balita yang hingga saat ini belum menerima manfaat dari program tersebut.
Kondisi ini menjadi perhatian serius berbagai kalangan, terutama karena kelompok ibu hamil, ibu menyusui, dan balita merupakan kelompok yang paling membutuhkan asupan gizi yang cukup. Padahal, tujuan utama program MBG adalah untuk meningkatkan kualitas gizi masyarakat, mencegah stunting sejak dini, serta memastikan kelompok rentan mendapatkan makanan bergizi secara layak dan berkelanjutan.
Selama ini, program MBG kerap dipahami hanya diperuntukkan bagi pelajar. Namun pada dasarnya, sasaran penerima manfaat program ini bukan hanya siswa sekolah, melainkan juga ibu hamil, ibu menyusui, dan balita yang membutuhkan perhatian khusus dalam pemenuhan gizi.
Di sejumlah wilayah di Kabupaten Jombang, seperti Kecamatan Ploso yang belum tersentuh sama sekali dan beberapa kecamatan lainnya belum merata. Banyak ibu hamil dan ibu menyusui yang berharap program MBG bisa segera direalisasikan, karena kebutuhan gizi pada masa kehamilan dan menyusui sangat penting bagi kesehatan ibu dan tumbuh kembang bayi. Hal yang sama juga terjadi pada balita yang seharusnya menjadi kelompok prioritas dalam program pemenuhan gizi.
Menanggapi kondisi tersebut, Gus Faiz Ketua Lembaga Bantuan Hak Asasi Manusia (LBHAM) menyampaikan harapannya kepada SPPG (Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi) yang ada di Kabupaten Jombang agar segera merealisasikan program MBG secara nyata dan merata.
Menurutnya, program MBG tidak boleh hanya berjalan secara administratif, tetapi harus benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, khususnya kelompok rentan seperti ibu hamil, ibu menyusui, dan balita.
“Kami berharap SPPG yang ada di Kabupaten Jombang bisa segera bergerak cepat, sehingga program MBG benar-benar dirasakan oleh ibu hamil, ibu menyusui, dan balita yang sangat membutuhkan,” ujarnya.
Ia juga menegaskan bahwa program ini merupakan langkah penting dalam upaya meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat, sekaligus menekan angka stunting sejak dini. Karena itu, pelaksanaan program harus dilakukan secara tepat sasaran dan merata di seluruh wilayah Kabupaten Jombang.
Masyarakat pun berharap pemerintah daerah dan pihak terkait dapat segera mempercepat realisasi program MBG, sehingga tujuan utama program ini benar-benar terwujud dan manfaatnya dapat dirasakan oleh seluruh masyarakat, khususnya ibu hamil, ibu menyusui, dan balita di Kabupaten Jombang












