BERITA

Bahlil Puji KH Chalwani sebagai Ulama Istiqomah

12
×

Bahlil Puji KH Chalwani sebagai Ulama Istiqomah

Sebarkan artikel ini

MTQ Disabilitas di Ponpes An-Nawawi Pecahkan Rekor Dunia

PURWOREJO, TombakRakyat.com, – Pondok Pesantren An-Nawawi Berjan, Purworejo, Jawa Tengah, resmi menjadi saksi sejarah baru keagamaan dunia. Gelaran Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) dan Lomba Dakwah Disabilitas Tingkat Nasional 2026 berhasil memecahkan rekor dunia sebagai ajang kompetisi keagamaan pertama dalam skala nasional yang melibatkan berbagai kategori disabilitas.

Ajang monumental dalam rangka Milad ke-48 Majelis Dakwah Islamiyah (MDI) ini resmi ditutup oleh Ketua Umum DPP Partai Golkar, Bahlil Lahadalia, pada Jumat (19/6/2026) malam.

Ketua Umum Pengurus Pusat MDI, KH M. Choirul Anam MZD, mengungkapkan bahwa jika pada tahun lalu ajang ini sukses menyabet Rekor MURI, maka tahun ini skalanya telah diakui secara global.

“Tahun lalu kami memperoleh Rekor MURI. Tahun ini alhamdulillah berhasil masuk Guinness World Records. Ini menjadi kebanggaan bersama karena MTQ Disabilitas seperti ini baru pertama kali diselenggarakan di dunia,” ujar KH Choirul Anam.

Baca Juga  Dion terpilih kembali sebagai ketua dpc pdip purworejo periode 2025-2030

Kompetisi ini melewati proses seleksi ketat selama dua bulan yang diikuti oleh 301 peserta dari 26 provinsi. Pada babak grand final, peserta terbaik dari 13 provinsi bertanding dalam berbagai cabang, mulai dari tilawah, tahfidz, tartil, murattal, qiraah bagi peserta rungu-wicara, hingga lomba dakwah.

Di balik kesuksesan acara yang ditempatkan di Ponpes An-Nawawi tersebut, Bahlil Lahadalia memberikan penghormatan setinggi-tingginya kepada pengasuh pondok pesantren, KH Chalwani Nawawi. Di mata Bahlil, KH Chalwani adalah figur ulama yang memiliki konsistensi luar biasa dalam berbagai lini kehidupan.

“KH Chalwani Nawawi adalah ulama yang istiqomah. Istiqomah mendidik santri, berjuang aktif di NU, tarekat sebagai mursyid hingga terpilih menjadi Rais Aly Jatman, dan istiqomah di Golkar. Kita hormat setinggi-tingginya untuk beliau,” tegas Bahlil dalam sambutannya.

Baca Juga  Kontroversi Gedung PGRI Disewakan ke SPPG : Transparansi Dipertanyakan, Santunan Guru Jadi Alibi ?

Terpisah, KH Chalwani mengungkapkan bahwa loyalitas politiknya di Golkar merupakan bentuk takzim atas perintah sang ayah mertua, KH Ahmad Abdul Haq Watucongol seorang ulama kharismatik dari Magelang JawaTengah. Karena kepatuhan itulah, ia tidak pernah berniat berpindah partai.

Namun, KH Chalwani menegaskan bahwa ia menempatkan akidah dan ideologi Ahlussunnah wal Jama’ah (Aswaja) di atas kepentingan politik praktis.

 

Penyelenggaraan MTQ ini juga menyisakan keharuan mendalam bagi Bahlil Lahadalia. Ia mengaku terenyuh saat menyaksikan langsung keterbatasan fisik para peserta sama sekali tidak mengaburkan kelancaran mereka dalam melantunkan ayat suci Al-Qur’an.

Baca Juga  Bati Tuud Koramil 20/Cawas Hadiri Rapat Tarawih Keliling Dan Buka Bersama Tahun 2026 Kecamatan Cawas Klaten

“Saya tadi terenyuh. Mereka ada yang hafal Al-Qur’an 30 juz dan itu sesuatu yang luar biasa. Secara fisik mereka memang kekurangan, tetapi secara iman, takwa, dan pengetahuan, mereka mungkin jauh lebih baik bahkan dari saya yang bisa melihat, membaca, dan menulis,” tutur Bahlil. Sebagai bentuk apresiasi nyata, Bahlil menyerahkan hadiah langsung berupa uang pembinaan, beasiswa pendidikan, dan bantuan modal usaha kepada para pemenang.

Dukungan serupa sebelumnya juga ditegaskan oleh Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Kepala BKKBN RI, Wihaji, saat membuka kegiatan. Menurutnya, dakwah dan prestasi keagamaan adalah hak mutlak seluruh warga negara.

“Penyandang disabilitas bukanlah kelompok yang memiliki kekurangan, melainkan individu dengan kemampuan istimewa yang perlu diberi ruang untuk berkembang dan berprestasi,” kata Wihaji.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *