BERITADAERAHPOLITIK & PEMERINTAHANTECHNOLOGI & PENDIDIKAN

Bakesbangpol Purworejo Bekali Generasi Muda dengan Pendidikan Politik

81
×

Bakesbangpol Purworejo Bekali Generasi Muda dengan Pendidikan Politik

Sebarkan artikel ini
Sosialisasi pendidikan politik di aula SMK PN dan PN2

PURWOREJO, TombakRakyat.com – Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Kabupaten Purworejo, menggelar Sosialisasi Pendidikan Politik bagi Generasi Muda di Aula SMK PN dan PN 2, Senin (12/10/2026). Sosialisasi diisi oleh narasumber Ketua Bawaslu, Purnomosidi, Anggota DPRD Kabupaten Purworejo, Danan Purnomo, serta Ketua Forum Jurnalis Purworejo (FJP), Sumarni Utamining.

 

Bupati Yuli Hastuti hadir dan membuka acara yang dimoderatori oleh Kepala Bakesbangpol, Puguh Trihatmoko itu. Sosialisasi diikuti oleh sekitar 100 murid SMK PN dan SMK PN 2, berlangsung atraktif dan menarik.

 

Kepala Sekolah SMK PN, Sugiri berharap, agar sosialisasi pendidikan politik ini dapat nermanfaat bagi anak didiknya. “Terima kasih atas kepercayaan dari Kesbangpol untuk memberikan pendidikan politik kepada anak-anak kami. Dengan sosialisasi ini, kami berharap, anak-anak bisa lebih mengenal politik sebaik mungkin dan kelak dapat memanfaatkan hak pilihnya dengan cerdas,” kata Giri.

Baca Juga  Posbakumdes Kirim Surat Audiensi ke Dispermasdes Purworejo, Siap Perluas Akses Keadilan bagi Warga Miskin

 

Dalam laporannya, Kepala Bakesbangpol, Puguh Trihatmomo menyampaikan, sosialisasi Pendidikan Politik bagi Generasi Muda telah dilaksanakan di beberapa sekolah. Selama tahun 2026, pihaknya telah melaksanakan kegiatan serupa sebanyak 13 kali.

Bupati Purworejo, Yuli Hastuti, saat memberikan arahan dalam kegiatan Sosialisasi Pendidikan Politik bagi Generasi Muda di Aula SMK PN dan SMK PN 2, Senin (12/10/2026). Dok.MRN

“Maksud sosialisasi ini adalah untuk memberi pemahaman dan memberi wawasan pada generasi muda agar memahami pentingnya politik, hak kewajiban pemilih muda. Agar ke depan bisa berpartisipasi di lingkungan keluarga, sekolah, masyarakat dan negara,” kata Puguh.

 

Dia menambahkan, pemilih muda memiliki porsi besar, artinya anak-anak yang sata ini masih sekolah, akan menjadi penerus pemimpin bangsa. “Masa depan ditentukan oleh anak-anak. Masa depan itu bukan warisan, tapi perjuangan dari sekarang. Pemilihan lokasi di SMK PN karena menjadi salah satu sekolah yang jumlah muridnya banyak,” terang Puguh.

Baca Juga  Simbol Macan Putih Iringi Kirab Hari Jadi Kabupaten Kendal ke-421, Ini Filosofi di Baliknya

 

Sementara itu, Bupati Yuli Hastuti dalam sambutannya mengatakan bahwa, politik bukan semata-mata tentang pemilihan umum atau memilih pemimpin, tetapi juga menyangkut keputusan yang berkaitan dengan kepentingan masyarakat. Karena itu, generasi muda perlu bersikap kritis, menghargai perbedaan pendapat, serta bijak dalam menerima dan menyebarkan informasi, terutama di media sosial.

 

“Dalam kehidupan sehari-hari, saya juga mengajak adik-adik untuk menjauhi segala bentuk perundungan atau bullying, baik secara langsung maupun melalui media sosial. Mari kita biasakan saling menghormati, menghargai perbedaan, dan tidak merendahkan orang lain,” pesan Yuli.

Baca Juga  Babinsa Koramil 04/Banyuurip Dampingi Program Ketahanan Pangan di Desa Tegalrejo

 

Lanjutnya, sikap saling menghormati tersebut juga penting dalam kehidupan demokrasi. “Bagi adik-adik yang telah memiliki hak pilih, gunakan hak tersebut secara bertanggung jawab. Menjelang Pilkades serentak tahun 2027, mari kita jaga persaudaraan dan kerukunan. Meskipun berbeda pilihan, kita harus tetap guyub, rukun, adem, dan ayem,” pesannya.

 

Yuli menegaskan, Pilkades merupakan tolak ukur sebelum Pemilu lainnya. “Jika di Pilkades tahun 2027 mendatang adik-adik belum bisa memilih, tolong beri masukan kepada orang tua, saudara atau teman yang sudah memilih, bagaimana menjadi pemilih yang cerdas dan baik,” pungkas Yuli.