BERITADAERAH

GBRAN Kibarkan Bendera Organisasi di Karanganyar, Siap Perkuat Konsolidasi dan Pengabdian Masyarakat

71
×

GBRAN Kibarkan Bendera Organisasi di Karanganyar, Siap Perkuat Konsolidasi dan Pengabdian Masyarakat

Sebarkan artikel ini
SK Kepengurusan DPC GBRAN Karanganyar resmi di terima KSB
SK Kepengurusan DPC GBRAN Karanganyar resmi di terima KSB

KARANGANYAR, TOMBAKRAKYAT.com — Gerakan Berani Nusantara (GBRAN) terus memperluas jaringan organisasinya dengan membentuk kepengurusan di berbagai daerah. Sebagai bagian dari konsolidasi tersebut, Dewan Pimpinan Cabang (DPC) GBRAN Kabupaten Karanganyar resmi terbentuk pada Minggu (25/10/2026), dalam acara yang berlangsung di Kedai Roso Tresno, Kabupaten Karanganyar.

 

Pembentukan ini menjadi langkah GBRAN dalam memperkuat struktur organisasi sekaligus memperluas peran dan kontribusinya di tengah masyarakat. Penyerahan Surat Keputusan (SK) Kepengurusan DPC GBRAN Karanganyar periode 2026–2031 dilakukan secara simbolis oleh Wakil Ketua Umum DPP GBRAN, Rudi Gaol, didampingi Vica Almia, SE., utusan Formatur DPD GBRAN Provinsi Jawa Tengah.

 

Ketua DPC GBRAN Karanganyar terpilih, Agung Sanjaya, S.Pd., didampingi Sekretaris Nendra Irwansyah dan Bendahara Ir. Gunadi Ibnu Sutopo, menyatakan kesiapannya mengemban amanah organisasi. Ia mengajak seluruh jajaran pengurus dan anggota untuk membangun kerja sama serta memperkenalkan GBRAN melalui kegiatan yang bermanfaat bagi masyarakat.

Baca Juga  20 Persen Anggaran Pendidikan "Disulap": MBG Diseret ke MK
Ketua DPC GBRAN Karanganyar terpilih, Agung Sanjaya, S.Pd., didampingi Sekretaris Nendra Irwansyah dan Bendahara Ir. Gunadi Ibnu Sutopo, menyatakan kesiapannya mengemban amanah organisasi.
Ketua DPC GBRAN Karanganyar terpilih, Agung Sanjaya, S.Pd., didampingi Sekretaris Nendra Irwansyah dan Bendahara Ir. Gunadi Ibnu Sutopo, menyatakan kesiapannya mengemban amanah organisasi.

“Kami berterima kasih atas kepercayaan DPP dan DPD. Dengan 50 kader yang hadir hari ini, kami siap membesarkan GBRAN di Karanganyar sesuai semangat kami: Bersatu Berani Berkarya Untuk Nusantara,” kata Agung.

 

Sementara itu, Waketum DPP GBRAN, Rudi, menegaskan bahwa pembentukan kepengurusan tidak boleh berhenti pada kegiatan seremonial atau sekadar pengukuhan struktur organisasi. Menurutnya, keberadaan GBRAN harus diwujudkan melalui gerakan nyata yang manfaatnya dapat dirasakan masyarakat.

 

“Karanganyar adalah daerah strategis. Kami di DPP berharap DPC Karanganyar tidak hanya terbentuk di atas kertas, tetapi menjadi motor pergerakan yang Berani, Bersatu, dan Berkarya nyata untuk masyarakat. Struktur bidang yang lengkap ini modal awal,” ujar Rudi.

Baca Juga  PAC GP Ansor dan Fatayat NU Ringinarum Gelar Pertemuan Dwi Bulanan Sekaligus Pelantikan Bersama di Kedunggading

 

Vica, utusan Formatur DPD GBRAN Jawa Tengah, menambahkan bahwa pembentukan DPC Karanganyar merupakan bagian dari konsolidasi organisasi di tingkat provinsi.

 

Konsolidasi Organisasi Harus Berujung pada Kerja Nyata

 

Bertambahnya kepengurusan organisasi kemasyarakatan (ormas) di daerah menjadi peluang untuk memperkuat partisipasi masyarakat dalam kehidupan sosial. Namun, pertumbuhan struktur organisasi juga membawa tanggung jawab untuk membuktikan bahwa keberadaannya tidak sekadar ditandai dengan pengukuhan pengurus, pemasangan bendera, atau bertambahnya jumlah anggota.

 

Bagi GBRAN Karanganyar, tantangan setelah pembentukan kepengurusan adalah membangun kepercayaan publik melalui program yang terarah, konsisten, dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Penguatan solidaritas sosial, kegiatan kemanusiaan, pemberdayaan masyarakat, serta partisipasi dalam menyelesaikan persoalan di lingkungan sekitar dapat menjadi ruang pengabdian yang konkret.

Baca Juga  Perkuat Tata Kelola Pemasyarakatan Lapas Klaten Ikuti Rapat Analisis Dan Evaluasi, Pastikan Tugas Berjalan Sesuai Arah Kebijakan
Ketua DPC GBRAN Karanganyar bersama jajaran Pengurus dan anggotanya
Ketua DPC GBRAN Karanganyar bersama jajaran Pengurus dan anggotanya

Sebagai organisasi kemasyarakatan, GBRAN juga memiliki peluang untuk menjadi penghubung antara aspirasi warga dan pemangku kepentingan di daerah. Peran tersebut membutuhkan sikap terbuka, kedisiplinan organisasi, serta komitmen untuk menjaga persatuan dan menghormati perbedaan di tengah masyarakat.

 

Dengan kepengurusan periode 2026–2031 dan dukungan kader yang mulai terkonsolidasi, DPC GBRAN Karanganyar diharapkan mampu menerjemahkan semangat Bersatu Berani Berkarya Untuk Nusantara menjadi program kerja yang terukur dan berkelanjutan.

 

Pada akhirnya, keberhasilan sebuah ormas tidak hanya ditentukan oleh luasnya jaringan atau banyaknya anggota, tetapi juga oleh konsistensi pengabdian dan manfaat yang dirasakan masyarakat. Di situlah keberadaan organisasi memperoleh makna sekaligus kepercayaan publik.