TombakRakyat.com – CIREBON 13/9/26 — Semangat gotong royong warga kembali menunjukkan kekuatannya. Warga Jalan Indah 4, RT 04 RW 13, Komplek BCA Pamengkang, Kabupaten Cirebon, terus mengebut pekerjaan perbaikan jalan lingkungan secara swadaya.
Memasuki hari kedua pelaksanaan, progres pekerjaan disebut telah mencapai sekitar 50 persen. Warga pun menargetkan perbaikan dapat segera dirampungkan agar akses jalan kembali nyaman dan lebih layak digunakan.

Yang menarik, perbaikan tersebut bukan berasal dari bantuan proyek pemerintah maupun pengembang, melainkan lahir dari kesadaran dan kepedulian warga sendiri melalui swadaya serta gotong royong.
Menurut warga, sejak kawasan perumahan tersebut berdiri, Jalan Indah 4 belum pernah mendapatkan perbaikan secara menyeluruh seperti yang tengah dilakukan saat ini. Penantian terhadap perbaikan jalan yang selama bertahun-tahun diharapkan akhirnya mendorong warga mengambil inisiatif untuk menyelesaikan persoalan tersebut secara bersama-sama.
Daripada terus menunggu, warga memilih bergerak.

Semangat tersebut menjadi bukti bahwa persoalan lingkungan tidak selalu harus menunggu datangnya bantuan. Ketika kepedulian, kekompakan, dan rasa memiliki tumbuh di tengah masyarakat, pekerjaan berat pun dapat dilakukan secara bersama-sama.
Kejar Target, Warga Bergerak Bersama
Pada hari kedua, aktivitas perbaikan terus dikebut. Warga bahu-membahu mengerjakan bagian jalan yang membutuhkan penanganan.
Targetnya sederhana, yakni pekerjaan dapat selesai secepatnya sehingga warga bisa kembali menikmati akses jalan yang lebih baik.
Kegiatan ini sekaligus menjadi gambaran nyata bahwa budaya gotong royong masih hidup di tengah masyarakat. Swadaya warga tidak hanya menyelesaikan persoalan infrastruktur lingkungan, tetapi juga mempererat hubungan sosial antar warga.

Salah seorang warga Jalan Indah 4 mengapresiasi kekompakan tersebut. Menurutnya, kegiatan yang dilakukan bersama-sama ini merupakan bentuk kepedulian yang patut dihargai.
“Kami sangat mengapresiasi kekompakan warga. Ini kegiatan yang mulia karena semuanya bergerak untuk kepentingan bersama. Daripada hanya menunggu, warga akhirnya sepakat bergotong royong memperbaiki jalan. Semoga pekerjaan cepat selesai dan hasilnya bisa dirasakan seluruh warga,” ujar salah seorang warga.
Gotong Royong Jadi Solusi Sementara
Langkah warga memperbaiki jalan secara swadaya patut mendapatkan perhatian. Di satu sisi, inisiatif tersebut menunjukkan kemandirian masyarakat. Namun di sisi lain, kondisi ini juga menjadi pengingat bahwa infrastruktur lingkungan tetap membutuhkan perhatian dari pihak yang memiliki kewenangan.

Warga berharap perbaikan secara swadaya ini tidak berhenti sebagai solusi sementara. Mereka juga berharap ke depan terdapat perhatian dan dukungan yang lebih konkret terhadap kondisi jalan lingkungan di kawasan tersebut.
Hingga hari kedua, progres pekerjaan diperkirakan telah mencapai 50 persen. Dengan semangat yang terus terjaga, warga optimistis perbaikan Jalan Indah 4 dapat segera dituntaskan.
Gotong royong bukan sekadar bekerja bersama. Ia adalah bentuk kepedulian terhadap lingkungan dan bukti bahwa ketika warga bersatu, persoalan yang selama bertahun-tahun dinantikan penyelesaiannya dapat mulai diatasi dari lingkungan sendiri.
Hisam












