Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin : Iuran BPJS lebih Murah dari Rokok,Masyarakat diminta Segera Mengaktifkan Kepesertaan
Sebarkan artikel ini
TOMBAK RAKYAT.COM, JAKARTA,– Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin dalam Keterangan persnya pd Rapat evaluasi dan hasil kerja selama th 2025 di Ruang kerja kantor kementrian kesehatan RI ,Jumat 23 /1/2026 menekankan pentingnya masyarakat untuk rutin membayar iuran BPJS Kesehatan agar status kepesertaan tetap aktif.
Hal ini dikarenakan kepesertaan BPJS yang aktif memberikan akses pada layanan pencegahan dan penanganan kesehatan gratis yang mulai diterapkan pemerintah tahun ini.
Dalam siaran pers Badan Komunikasi Pemerintah RI, Budi menyatakan bahwa baik cek kesehatan maupun layanan pencegahan dan penanganan medis tindak lanjutnya kini gratis.
“Saran saya, ayo cepat segera mengaktifkan BPJS masyarakat,” imbuhnya.
Menkes Budi menuturkan bahwa iuran BPJS per bulan sangat terjangkau, bahkan biayanya lebih murah dibandingkan pengeluaran rutin untuk rokok. “Bayarnya hanya berapa puluh ribu rupiah sebulan. Harusnya lebih sedikit daripada uang rokok,” ujarnya.
Foto : Acara kofrensi pers dan laporan evaluasi kerja kementrian kesehatan RI 2025.jumat,23/1/2026
Layanan gratis ini merupakan perluasan dari program Cek Kesehatan Gratis (CKG), yang mencakup skrining dan penanganan medis lanjutan secara cuma-cuma selama 15 hari pertama.
Setelah periode tersebut, layanan gratis tetap dapat dinikmati jika peserta memiliki BPJS Kesehatan yang aktif. Sebaliknya, jika tidak aktif, masyarakat wajib menanggung biaya pengobatan sendiri setelah 15 hari.
Kementerian Kesehatan (Kemenkes) menargetkan 136 juta orang berpartisipasi dalam program CKG di tahun 2026, hampir dua kali lipat dari capaian tahun sebelumnya. Program ini bertujuan utama agar seluruh masyarakat Indonesia menjadi sehat.