BERITAPOLITIK & PEMERINTAHANSPOT NEWS

Ketua Umum PMI Jusuf Kalla Lantik Pengurus Baru PMI Jateng, Gubernur Ahmad Luthfi Minta Respon Cepat Hadapi Bencana

42
×

Ketua Umum PMI Jusuf Kalla Lantik Pengurus Baru PMI Jateng, Gubernur Ahmad Luthfi Minta Respon Cepat Hadapi Bencana

Sebarkan artikel ini

SEMARANG ,TOMBAK RAKYAT.COM – Ketua Umum Palang Merah Indonesia (PMI) Pusat, H.M. Jusuf Kalla, secara resmi melantik Dewan Kehormatan dan Pengurus PMI Provinsi Jawa Tengah Masa Bakti 2026–2031 di Gedung Gradhika Bhakti Praja, Semarang, Jumat (31/7/2026).

Dalam upacara pelantikan yang berlangsung khidmat tersebut, Jusuf Kalla mengukuhkan anggota DPR RI, Haryanto, S.H., M.M., M.Si., sebagai Ketua PMI Provinsi Jawa Tengah.

Pada kesempatan yang sama, Gubernur Jawa Tengah, Komjen Pol. (Purn.) Drs. Ahmad Luthfi, S.H., S.St.M.K., resmi dilantik sebagai Pelindung PMI Jawa Tengah, didampingi Wakil Gubernur Taj Yasin Maimoen yang mengemban amanah sebagai Ketua Dewan Kehormatan PMI Jateng.

Baca Juga  Ngaji Santai Cangkrukan Sabilus Sa’adah Perkuat Guyub Rukun dan Harmoni Warga RW 02 Pagak Pasuruan

Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, dalam sambutannya menekankan pentingnya sinergi dan kesiapsiagaan penuh dari seluruh pengurus yang baru dilantik.

Luthfi bahkan menganalogikan Jawa Tengah sebagai “minimarket bencana” karena memiliki kompleksitas kerawanan yang tinggi, mulai dari banjir, rob, tanah longsor, gunung meletus, hingga bencana kekeringan.

Foto ;  Ketua Umum Palang Merah Indonesia (PMI) Pusat, H.M. Jusuf Kalla, secara langsung melantik Dewan Kehormatan dan Pengurus PMI Provinsi Jawa Tengah Masa Bakti 2026–2031 di Gedung Gradhika Bhakti Praja, Semarang, Jumat (31/7/2026).

“Jawa Tengah merupakan minimarket bencana. Oleh karena itu, PMI harus menjadi backbone atau tulang punggung dalam setiap kegiatan kemanusiaan dan penanganan bencana di wilayah kita,” tegas Ahmad Luthfi.

Baca Juga  UMS Tidak Tayangkan Nilai Ujian Seleksi Perangkat Desa Ngringo atas Permintaan Kepala Desa ?

Ia juga menambahkan bahwa peran PMI saat ini tidak boleh lagi hanya diidentikkan dengan pelayanan donor darah saja, melainkan harus berada di garda terdepan untuk melakukan quick response (penanganan cepat) saat kondisi darurat terjadi di masyarakat.

Sementara itu, Ketua Umum PMI Jusuf Kalla mengingatkan esensi utama organisasi kemanusiaan ini yang harus selalu siap siaga selama 24 jam. “PMI tidak mempunyai kantor, tetapi mempunyai markas.

Baca Juga  Mendagri Imbau Rencana Aksi Percepatan Pembangunan Papua Jadi Rujukan Kepala Daerah

Seperti markas polisi, relawan kita harus siap bergerak kapan pun masyarakat membutuhkan bantuan,” ujar Jusuf Kalla.

Sejalan dengan komitmen memperkuat pelayanan kemanusiaan, rangkaian acara ini juga dibarengi dengan aksi kegiatan donor darah dan penegasan fokus program kerja jangka pendek, salah satunya adalah percepatan distribusi air bersih untuk penanganan kekeringan yang saat ini melanda sejumlah kabupaten/kota di Jawa Tengah.