BERITADAERAHSOCIAL & BUDAYAWarta Desa

Keleman, Tradisi Selamatan Sawah Kelompok Tani Makmur RW 02 Pagak

184
×

Keleman, Tradisi Selamatan Sawah Kelompok Tani Makmur RW 02 Pagak

Sebarkan artikel ini

Keleman, Tradisi Selamatan Sawah Kelompok Tani Makmur RW 02 Pagak

Pagak, 10 Agustus 2026 — Kelompok Tani Makmur RW 02 Kelurahan Pagak melaksanakan tradisi Keleman (selamatan sawah) sebagai bentuk ikhtiar dan doa kepada Allah SWT agar proses pertumbuhan dan pembuahan tanaman padi hingga masa panen dapat berjalan dengan lancar serta sesuai dengan harapan para petani.

Tradisi Keleman merupakan salah satu bentuk kearifan lokal yang masih dilestarikan oleh masyarakat petani di Pagak. Kegiatan ini menjadi momentum bagi para petani untuk bersama-sama memanjatkan doa, sekaligus mempererat tali silaturahmi dan kebersamaan antaranggota kelompok tani.

Baca Juga  Bukan Rekayasa : Aksi Rakyat adalah Respons Nyata atas Ancaman Hilangnya Ruang Hidup

Acara tersebut dipimpin oleh Habib Idrus Alhadad dan diikuti oleh seluruh anggota Kelompok Tani Makmur bersama HIPPA Pagak. Turut hadir Ketua RW 02 Pagak, H. Arifin, S.Sos., Anggota DPRD Kabupaten Pasuruan Komisi II bidang pertanian dan ekonomi, jajaran perangkat Kelurahan Pagak, PPL Pertanian Kecamatan Beji, serta mahasiswa KKN ITB Yadika.

Baca Juga  Polda Lampung Perkuat Pencarian 5 Wartawan dan 3 Kru Kapal yang Hilang Kontak di Selat Sunda

Dalam kesempatan tersebut, Pak Maderi, selaku sesepuh petani Pagak, menjelaskan bahwa tradisi Keleman telah dilaksanakan secara turun-temurun oleh masyarakat petani.

«“Keleman ini sudah menjadi tradisi turun-temurun. Ini merupakan bentuk ikhtiar dan doa kita agar tanaman padi dapat tumbuh dengan baik, berkembang sampai masa panen, dan hasilnya sesuai dengan yang diharapkan para petani,” jelas Pak Maderi.»

Baca Juga  Bupati Kendal Sambangi Nelayan disaat Tantangan Musim Paceklik

Lebih dari sekadar tradisi, Keleman menjadi simbol rasa syukur, kebersamaan, dan harapan para petani. Di tengah perkembangan zaman, kegiatan tersebut menunjukkan bahwa nilai-nilai kearifan lokal masih hidup dan menjadi bagian penting dalam kehidupan masyarakat Pagak.

Melalui Keleman, para petani berharap seluruh proses pertanian diberikan kelancaran, tanaman padi terhindar dari berbagai gangguan, hasil panen melimpah, serta membawa keberkahan dan kesejahteraan bagi keluarga petani dan masyarakat Kelurahan Pagak.