BATANG ,TOMBAK RAKYAT.COM – Pemerintah Kabupaten Batang bersama Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPw BI) Tegal bersinergi meluncurkan aksi nyata untuk mengatasi dampak kekeringan di musim kemarau.
Aksi kemanusiaan ini dikemas melalui kegiatan amal dan penggalangan donasi yang dipimpin langsung oleh Penjabat (Pj) Bupati Batang, Lani Dwi Rejeki, bersama Kepala KPw BI Tegal, Bimala, dalam acara jalan sehat “Pekan QRIS Nasional 2026” di halaman Pendopo Kabupaten Batang, Jumat (14/8/2026).
Acara yang mengusung tema digitalisasi tersebut menjadi momentum penting bagi Pemkab Batang untuk memperkuat ekosistem ekonomi daerah sekaligus mengasah kepedulian sosial.
Melalui pemanfaatan QRIS, masyarakat dan peserta jalan sehat diajak berwakaf secara non-tunai.Penggalangan dana ini menargetkan alokasi pembangunan untuk sedikitnya 25 titik sumur bor baru guna menangani krisis air di wilayah Batang bagian atas.
Berdasarkan data pemetaan daerah rawan krisis air, bantuan sumur bor dari dana yang dikumpulkan ini diprioritaskan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat di tujuh kecamatan perbukitan tadah hujan yang paling membutuhkan.

Wilayah-wilayah tersebut meliputi Kecamatan Pecalungan, Reban, Tersono, Bawang, Wonotunggal, Bandar, dan Blado.Pj Bupati Batang, Lani Dwi Rejeki, menyampaikan apresiasi mendalam atas kolaborasi yang memadukan edukasi keuangan digital dengan misi kemanusiaan ini.
Menurutnya, penyediaan sumur bor hasil kerja sama lintas instansi ini akan menjadi solusi jangka panjang yang sangat dinantikan oleh warga.
“Kami sangat menyambut baik langkah BI Tegal. Sinergi seperti ini membuktikan bahwa kemajuan digitalisasi di Batang bisa berjalan beriringan dengan aksi sosial yang berdampak langsung pada pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat, seperti penyediaan air bersih melalui sumur bor,” ujar Lani Dwi Rejeki di sela-sela pelepasan peserta di garis start.
Sementara itu, Kepala KPw BI Tegal, Bimala, mengungkapkan bahwa keterlibatan perbankan tidak hanya bertujuan mendorong iklim investasi dan pariwisata agar para pekerja serta investor betah menghabiskan akhir pekan di Batang.
Lebih dari itu, kolaborasi ini harus membawa dampak sosial langsung bagi kesejahteraan warga setempat.
Selain agenda donasi air bersih ini, kerja sama erat antara Pemkab Batang dan BI Tegal akan terus berlanjut ke berbagai sektor strategis, termasuk pelestarian warisan budaya Batik Rifaiyah hingga persiapan gelaran besar “Kenduri Batik” pada Oktober mendatang demi mendongkrak daya tarik wisata Batang.












