Jakarta,TombakRakyat.com_sejumlah mahasiswa Universitas Terbuka (UT) yang tergabung dalam Forum Studi Ilmu Hukum (Fodisut) menghadiri undangan Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) dalam kegiatan Simposium Nasional “KAHMI untuk Kedaulatan Bangsa” yang berlangsung di Gedung DPR/MPR RI, Jakarta, Kamis, 10 September 2026.

Simposium nasional tersebut menjadi forum strategis untuk membahas berbagai persoalan kebangsaan sekaligus merumuskan gagasan dalam memperkuat kedaulatan Indonesia di tengah berbagai tantangan nasional dan global.
Kegiatan tersebut turut dihadiri sejumlah pejabat negara, di antaranya Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, Wakil Menteri Kesehatan, serta Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN).
Kehadiran para pejabat tersebut memberikan perspektif dari berbagai sektor pemerintahan, khususnya terkait penguatan pendidikan tinggi, pembangunan sumber daya manusia, kesehatan, serta riset dan inovasi nasional.
Bagi mahasiswa Fodisut Universitas Terbuka, keikutsertaan dalam kegiatan tersebut menjadi kesempatan untuk memperluas wawasan dan pemahaman terhadap isu-isu strategis yang berkaitan dengan hukum, kebijakan publik, pendidikan, serta arah pembangunan bangsa.
Sebagai mahasiswa ilmu hukum, para peserta Fodisut memandang penting keterlibatan generasi muda dalam ruang-ruang diskusi nasional. Mahasiswa tidak hanya dituntut memahami teori hukum di lingkungan akademik, tetapi juga perlu mengikuti perkembangan kebijakan dan dinamika kehidupan berbangsa dan bernegara.

Tema “KAHMI untuk Kedaulatan Bangsa” dinilai relevan dengan kebutuhan Indonesia untuk memperkuat kemandirian nasional melalui peningkatan kualitas sumber daya manusia, penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi, serta pembangunan yang berpijak pada kepentingan bangsa.
Kehadiran mahasiswa Universitas Terbuka yang tergabung dalam Fodisut diharapkan dapat menjadi bagian dari proses pembentukan generasi intelektual yang memiliki wawasan kebangsaan, berpikir kritis, serta mampu memberikan kontribusi positif terhadap pembangunan dan penegakan hukum di Indonesia.

Melalui partisipasi dalam berbagai forum nasional, Fodisut Universitas Terbuka terus mendorong mahasiswa untuk aktif berdiskusi, memperluas wawasan akademik, serta memahami berbagai persoalan bangsa secara lebih komprehensif.












