BERITAOLAH RAGA

Turnamen Catur Bumi Lavanaa 2026 Diikuti 122 Peserta, Jadi Ajang Pembinaan Pecatur Purworejo

94
×

Turnamen Catur Bumi Lavanaa 2026 Diikuti 122 Peserta, Jadi Ajang Pembinaan Pecatur Purworejo

Sebarkan artikel ini
Penyerahan Piala kepada para pemenang turnamen

PURWOREJO, TombakRakyat.com – Turnamen Catur Bumi Lavanaa 2026 berlangsung meriah dan diikuti sebanyak 122 peserta dari berbagai daerah. Selain menjadi ajang kompetisi, turnamen ini diharapkan mampu mendorong kemajuan olahraga catur di Kabupaten Purworejo, khususnya dalam menyiapkan pecatur yang mampu bersaing di tingkat Provinsi Jawa Tengah hingga nasional.

 

Peserta turnamen tidak hanya berasal dari Purworejo, tetapi juga dari sejumlah daerah, di antaranya Kebumen, Wonosobo, Magelang, Kulonprogo, Sleman, Yogyakarta, hingga Banten.

 

Panitia menilai kehadiran peserta dari berbagai daerah menjadi hal positif bagi perkembangan olahraga catur di Purworejo. Persaingan yang semakin terbuka diharapkan dapat menjadi pengalaman sekaligus motivasi bagi pecatur lokal untuk meningkatkan kemampuan.

 

Ketua Panitia Turnamen Catur Bumi Lavanaa 2026, Joko Santoso, mengatakan turnamen tersebut tidak sekadar menjadi ajang perebutan juara. Kegiatan juga diarahkan sebagai bagian dari pembinaan dan peningkatan prestasi pecatur Purworejo.

 

Menurutnya, salah satu daya tarik dalam setiap turnamen catur adalah adanya hadiah atau dana pembinaan bagi para peserta yang berhasil meraih prestasi.

Baca Juga  Ikan Pora-Pora Makin Sedikit: Pelajaran Besar dari Seekor Ikan Kecil di Danau Toba
Suasana pertandingan

Pada Turnamen Catur Bumi Lavanaa 2026, total hadiah yang disediakan mencapai Rp5,2 juta. Hadiah tersebut terbagi dalam tiga kategori, yakni Rp4 juta untuk kategori terbuka, Rp600 ribu untuk kategori terbaik Purworejo, dan Rp600 ribu untuk kategori terbaik/lokal Pituruh.

 

“Harapannya, dengan adanya turnamen seperti ini, pecatur Purworejo semakin termotivasi untuk meningkatkan kemampuan dan bisa bersaing bukan hanya di tingkat daerah, tetapi juga Jawa Tengah maupun tingkat nasional,” ujar Joko.

 

Regenerasi Pecatur Jadi Perhatian

 

Panitia juga menaruh perhatian terhadap regenerasi pecatur di Purworejo. Banyaknya turnamen yang menghadirkan peserta dari luar daerah dinilai dapat menjadi pemacu bagi munculnya pecatur-pecatur muda, khususnya kategori yunior putra dan putri.

 

Regenerasi dinilai penting karena sebagian pecatur senior yang selama ini menjadi andalan sudah memasuki usia yang semakin matang. Karena itu, pembinaan terhadap pecatur yunior perlu terus dilakukan agar kelak mampu meneruskan prestasi para senior.

 

Baca Juga  Inspektorat Karanganyar Periksa Peserta Seleksi Perangkat Desa Ngringo Terkait Dugaan KKN

“Dengan semakin banyaknya event dan peserta dari luar Purworejo, kami berharap pecatur yunior, baik putra maupun putri, semakin terpacu untuk berlatih dan meningkatkan prestasinya. Mereka diharapkan bisa menjadi generasi penerus pecatur senior Purworejo,” tambahnya.

 

Panitia Apresiasi Dukungan Berbagai Pihak

 

Joko juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia yang telah bekerja secara solid sehingga Turnamen Catur Bumi Lavanaa 2026 dapat berjalan dengan lancar.

 

Menurutnya, kesuksesan sebuah event tidak terlepas dari kerja sama seluruh tim. Selain menyiapkan teknis pertandingan, panitia juga berupaya menghadirkan berbagai hadiah doorprize dengan menggandeng sejumlah rekanan untuk menambah kemeriahan kegiatan.

 

Setelah seluruh rangkaian pertandingan selesai, panitia kemudian menyerahkan hadiah dan penghargaan kepada para pemenang dari masing-masing kategori.

 

Panitia berharap kegiatan serupa dapat kembali digelar dengan penyelenggaraan yang semakin baik.

Ketua Panitia Joko Santoso bersama Kabid Dinpora Widodo saat pembukaan Turnamen

“Semoga event-event berikutnya yang digelar atau dikembangkan oleh Mas Iqbal selaku owner Bumi Lavanaa bisa semakin baik dari segala sisi dan memberikan manfaat lebih besar bagi perkembangan olahraga catur,” harap Joko.

Baca Juga  90 Desa di Jepara Jadi Desa Siaga TB, Pemkab Perkuat Deteksi Dini dan Layanan Kesehatan

 

Daftar Pemenang

 

A. Kategori Terbuka

 

1. Ahmad Rizik – Purworejo

2. Aksel Aria Fatiha – Yogyakarta

3. Arif Adi Susilo – Magelang

4. Mahija Ghani Danadyaksa – Purworejo

5. FM Catur Adi Sagita – Pacitan, Jawa Timur

 

B. Kategori Terbaik Purworejo

 

1. Yusuf – Kemiri

2. Muh. Ardani – Purworejo

3. Muhammad Ajie – Purworejo

4. Senja Suparwoto, S.Pd. – Kemiri

5. Totti – Kutoarjo

 

C. Kategori Terbaik/Lokal Pituruh

 

1. Iskandar

2. Paryanto

3. Trijaya

4. Sukamto

5. Muhammad Fasa

 

Turnamen Catur Bumi Lavanaa 2026 diharapkan tidak berhenti sebagai agenda kompetisi semata, tetapi dapat menjadi bagian dari upaya membangun ekosistem pembinaan catur yang berkelanjutan di Purworejo.

 

Dengan semakin seringnya pecatur lokal bertemu dan berkompetisi dengan peserta dari berbagai daerah, diharapkan kualitas permainan serta pengalaman bertanding pecatur Purworejo terus berkembang dan melahirkan atlet-atlet muda berprestasi di masa mendatang.