Kabupaten bogor,TombakRakyat.com — Program Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Bogor tahun 2026 terus mendorong pengembangan potensi pemuda melalui pelatihan kewirausahaan, khususnya di sektor pertanian dan ketahanan pangan.
Kegiatan pelatihan ketahanan pangan tersebut dilaksanakan dengan melibatkan peserta dari Desa Sumur Batu dan Desa Cijayanti, Kecamatan Babakan Madang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Salah satu materi yang menjadi perhatian adalah peluang usaha pembibitan tanaman sebagai bagian dari pengembangan wirausaha khusus bidang pertanian.
Dalam pelatihan tersebut, Hanif Setoaji Kurniawan, S.TP., memberikan materi mengenai wirausaha pertanian dengan fokus pada usaha pembibitan tanaman. Peserta diberikan pemahaman mengenai potensi pembibitan sebagai usaha produktif, mulai dari pemilihan benih, teknik persemaian, perawatan bibit, hingga peluang pemasaran.

Pembibitan tanaman dinilai memiliki peluang untuk dikembangkan menjadi usaha yang dapat dilakukan secara bertahap dengan memanfaatkan lahan dan potensi sumber daya yang tersedia di lingkungan masyarakat.
Melalui pelatihan ini, peserta diharapkan tidak hanya memperoleh pengetahuan mengenai teknik pembibitan, tetapi juga mampu melihat sektor pertanian sebagai salah satu peluang usaha yang dapat dikembangkan secara mandiri.
Program tersebut juga menjadi bagian dari upaya mendorong pemuda agar memiliki keterampilan kewirausahaan dan mampu menciptakan kegiatan ekonomi produktif di tingkat desa.
Hanif Setoaji Kurniawan menekankan pentingnya pengetahuan teknis dan kemampuan mengelola usaha secara berkelanjutan agar pembibitan tanaman tidak hanya berhenti sebagai kegiatan pelatihan, tetapi dapat dikembangkan menjadi usaha nyata.
Dengan adanya pelatihan wirausaha khusus pertanian pembibitan ini, diharapkan muncul pelaku-pelaku usaha baru di bidang pertanian dari Desa Sumur Batu dan Desa Cijayanti, sekaligus memperkuat potensi ketahanan pangan serta ekonomi masyarakat di Kecamatan Babakan Madang.

Program pelatihan Dispora Kabupaten Bogor tahun 2026 tersebut menjadi salah satu langkah untuk membuka wawasan pemuda bahwa sektor pertanian bukan hanya berkaitan dengan produksi pangan, tetapi juga memiliki peluang ekonomi melalui usaha pembibitan tanaman.












