BERITA

Reses Bahtiar Joko Widagdo : Serap Aspirasi Warga, Fokus Program Tahunan Terlaksana Dan Tepat Sasaran

40
×

Reses Bahtiar Joko Widagdo : Serap Aspirasi Warga, Fokus Program Tahunan Terlaksana Dan Tepat Sasaran

Sebarkan artikel ini

Klaten,Tombak rakyat.com _ Wakil ketua DPRD Klaten Bahtiar Joko Widagdo menggelar kegiatan reses masa bakti sidang pertama tahun 2026 – 2027 didukuh Padan, Desa Daleman , Kecamatan Tulung, Sabtu ( 24/10/26 ).

Dalam reses tersebut, selain menyampaikan maksud dan tujuan reses terjadi interaksi langsung antara anggota Dewan dan konstituen yang menyampaikan sejumlah usulan terkait yang menjadi kebutuhan masyarakat.

Pada kesempatan tersebut, Bahtiar Joko Widagdo menyampaikan kegiatan tersebut merupakan reses tahap III dan menjadi kegiatan yang pertama yang ia laksanakan.

Baca Juga  Indonesia Adalah Negara Paling Bermoral: Kok Bisa, Ya?

 

 

Menurutnya, ini adalah tahapan kegiatannya sebagai anggota dewan ini merupakan serap aspirasi dari masyarakat yang sesuai dengan rencana tahunan yang sudah ditetapkan dari visi misi bupati.

“Reses ini untuk tahun 2028, untuk tahun 2027 kan sudah diketok. Tadi ada usulan terkait pembuatan sumur, karena ini musim kemarau panjang dan direses ini masyarakat juga ada yang sekalian bawa proposal”, ujarnya.

Baca Juga  Ikuti Jejak Walisongo, Pengajian Joko Goro-goro Gunakan Media Wayang

Lebih lanjut Bahtiar Joko Widagdo menjelaskan warga yang hadir juga ada yang menyampaikan terkait penerangan jalan .

” Rencana tahunan ini fokusnya di jalan terang dan jalan halus. Ada juga yang minta pembangunan talud dan lain sebagainya. Intinya kita fokus direncana pembangunan tahunan, kan ada kamus susulan tinggal kita sesuaikan dan kita informasikan ke jaringan pemilih kita mereka menggali informasi di wilayah RT/RW mereka. Sehingga nanti akan muncul proposal yang dengan kebutuhan Masing – masing dan disesuaikan dengan kamus susulan “, terangnya.

Baca Juga  ALIANSI BEM BOGOR RAYA GELAR AKSI DI DEPAN ISTANA BOGOR, KRITIK DUA TAHUN KEPEMIMPINAN PRABOWO-GIBRAN DAN DESAK KARHUTLA DITETAPKAN SEBAGAI BENCANA NASIONAL

Dengan adanya reses ini warga masyarakat bisa menyampaikan apa yang menjadi kebutuhan di wilayahnya,  sehingga program pembangunan bisa terlaksana dengan baik dan tepat sasaran.