DAERAHHUKUM & KRIMINAL

Wakil Bupati JARO ADE Akhirnya DIPERIKSA KPK Terkait Dugaan KORUPSI Upah Pungutan PEMKAB BOGOR

16
×

Wakil Bupati JARO ADE Akhirnya DIPERIKSA KPK Terkait Dugaan KORUPSI Upah Pungutan PEMKAB BOGOR

Sebarkan artikel ini

KABUPATEN BOGOR, JAWA BARAT,Senin, 02november/2026,TombakRakyat.com_Wakil Bupati Bogor, Ade Ruhandi alias Jaro Ade, akhirnya menjalani pemeriksaan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Polres Bogor pada tanggal 31oktober 2026. Pemeriksaan tersebut berkaitan dengan penyidikan dugaan tindak pidana korupsi upah pungut di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor.

Sebelumnya, Jaro Ade disebut sempat tidak memenuhi panggilan pemeriksaan. Namun, pada perkembangan berikutnya, ia akhirnya hadir untuk memberikan keterangan kepada penyidik KPK dalam kapasitasnya sebagai saksi.

Pemeriksaan ini menjadi perhatian publik, mengingat perkara dugaan korupsi yang menyangkut lingkungan pemerintahan daerah berkaitan erat dengan tuntutan transparansi, akuntabilitas, dan integritas dalam penyelenggaraan pemerintahan.

Baca Juga  Ombudsman RI Perhatikan Dugaan Maladministrasi dan Pengabaian Keterbukaan Informasi di Desa Sendang

PENYIDIK DALAMI DUGAAN PEMOTONGAN UPAH PUNGUT
Dalam pemeriksaan tersebut, penyidik KPK mendalami sejumlah hal yang berkaitan dengan dugaan korupsi upah pungut, termasuk dugaan adanya pemotongan terhadap pembayaran upah pungut di lingkungan Pemkab Bogor.

Substansi pemeriksaan diharapkan dapat membantu penyidik mengungkap secara terang mekanisme pengelolaan upah pungut, pihak-pihak yang berkaitan dengan perkara, serta kemungkinan adanya penyimpangan dalam pelaksanaannya.
Meski demikian, rincian materi pemeriksaan, termasuk penjelasan mengenai dugaan pemotongan yang didalami penyidik, masih memerlukan keterangan resmi dari KPK agar informasi yang disampaikan kepada masyarakat tetap akurat dan tidak menimbulkan kesimpangsiuran.

Baca Juga  PELATIHAN KETAHANAN PANGAN DISPORA KABUPATEN BOGOR DORONG WIRAUSAHA PEMBIBITAN TANAMAN DI DESA SUMUR BATU DAN CIJAYANTI

PUBLIK MENANTI KETERBUKAAN PENANGANAN PERKARA
Perkembangan perkara ini menjadi ujian bagi komitmen pemberantasan korupsi dan keterbukaan informasi publik di Kabupaten Bogor.
Masyarakat berhak mengetahui perkembangan penanganan perkara melalui informasi resmi yang dapat dipertanggungjawabkan, tanpa mengabaikan ketentuan hukum serta hak setiap pihak yang diperiksa.
KPK diharapkan dapat menyampaikan perkembangan penyidikan secara proporsional, termasuk penjelasan mengenai konstruksi perkara dan tindak lanjut proses hukum sesuai kewenangannya.
Di sisi lain, seluruh pihak yang berkaitan dengan perkara ini tetap harus ditempatkan sesuai kedudukan hukumnya. Pemeriksaan terhadap seseorang sebagai saksi tidak serta-merta membuktikan keterlibatan dalam tindak pidana korupsi.

Baca Juga  BETONISASI JALAN DESA LEUWIKARET HABISKAN ANGGARAN Rp283,6 JUTA, SPESIFIKASI DAN KUALITAS PEKERJAAN JADI PERHATIAN

MENUNGGU LANGKAH LANJUT KPK
Hingga proses penyidikan memberikan kejelasan lebih lanjut, publik masih menantikan penjelasan resmi mengenai perkembangan perkara dugaan korupsi upah pungut tersebut.
Penanganan yang transparan, profesional, dan berdasarkan alat bukti menjadi hal penting untuk memastikan proses hukum berjalan sesuai ketentuan perundang-undangan.
Perkembangan selanjutnya, termasuk hasil pemeriksaan terhadap Jaro Ade dan keterangan resmi KPK, akan menjadi bagian penting dalam mengungkap perkara ini secara utuh.

Asas praduga tak bersalah harus tetap dijunjung tinggi. Namun, tuntutan masyarakat terhadap transparansi dan penegakan hukum yang tegas juga tidak boleh diabaikan.