SERANG BANTEN TOMBAKRAKYAT.com ; Selasa (27/1/26) ~ TPI Wadas yang berada di Kampung Wadas, desa Bojonegoro, Kecamatan Bojonegoro, Kabupaten Serang, Banten, sekitar 5 kilometer dari evit Tol Cilegon Timur, kini berkembang menjadi sentra pasar ikan terbesar di Kabupaten Serang. Setiap harinya, sedikitnya 10 ton penjualan ikan segar oleh puluhan lapak yang aktif melayani transaksi eceran dan partai besar, dalam 8 jam.
Pasokan ikan di TPI Wadas tidak hanya mengandalkan hasil tangkapan lokal, tetapi juga didatangkan dari berbagai daerah luar, seperti Lampung, Cirata, Sukabumi, Ciasem, hingga Kabupaten Kendal, Jawa Tengah. Langkah ini dilakukan untuk memenuhi permintaan ikan segar yang kian meningkat di wilayah Serang dan sekitarnya.

Menurut Saeful Munif, pegawai TPI Wadas yang aktif bertugas pada pagi hari ini, berkembangnya pasar ikan Wadas tidak lepas dari gagasan H. Helmi, seorang pengusaha cold storage di wilayah tersebut. H. Helmi menggagas pendatangan pasokan ikan dari luar daerah sebagai solusi atas tingginya kebutuhan pasar.
“Permintaan ikan segar terus meningkat, sementara hasil tangkapan nelayan setempat terbatas. Karena itu, ikan didatangkan dari luar daerah agar aktivitas pasar tetap berjalan,” ujar Saeful.
Aktivitas Pasar Ikan Wadas dimulai sejak pukul 00.00 WIB hingga 08.00 WIB, dengan puncak keramaian terjadi pada dini hari hingga menjelang pagi. Pada jam-jam tersebut, transaksi antara pedagang besar, pengecer, hingga pembeli berlangsung intensif.

Keberadaan TPI Wadas tidak hanya menopang distribusi ikan laut dan ikan air tawar, tetapi juga menjadi penggerak roda ekonomi masyarakat pesisir dan perdagangan perikanan di Kabupaten Serang.












