BERITA

Empat jembatan penghubung antar kecamatan di Aceh Tenggara terputus akibat Luapan air

441
×

Empat jembatan penghubung antar kecamatan di Aceh Tenggara terputus akibat Luapan air

Sebarkan artikel ini

Tombakrakyat.com – Aceh Tenggara, 27 November 2025 — Curah hujan ekstrem yang mengguyur wilayah Aceh Tenggara selama tiga hari tiga malam tanpa henti menyebabkan luapan air sungai dan memutus empat jembatan penghubung utama antar kecamatan.

Empat jembatan yang terputus tersebut berada di wilayah strategis dan selama ini menjadi akses vital mobilitas warga:

1. Jembatan Silayakh

Menghubungkan Kecamatan Lawe Alas Tanoh Alas Babul Rahmah dengan Kecamatan Bambel, tepatnya antara Desa Engkeran dan Desa Pedesi.

Baca Juga  Ricuh, Sidang Pembunuhan Satu Keluarga di Paoman, Keluarga Korban Protes Pertanyaan Pengacara

2. Jembatan Mbarung

Menghubungkan Kecamatan Lawe Alas dengan Kecamatan Babussalam, tepatnya antara Desa Pulo Sepang dan Desa Barung.

3. Jembatan Natam

Menghubungkan Kecamatan Darul Hasanah dengan Kecamatan Badar, tepatnya antara Desa Tanjung Simpang Empat dan Desa Natam.

4. Jembatan Salim Pipit

Kondisi jembatan yang terputus

Menghubungkan Kecamatan Tanoh Alas dengan Kecamatan Babul Makmur.

Hingga berita ini diturunkan, hujan masih belum sepenuhnya reda sehingga potensi peningkatan debit air masih tetap tinggi.

Baca Juga  TUIS Resmi Diluncurkan di Surakarta, Perkuat Persaudaraan Islam Lintas Ormas

Ketua Formades DPC Aceh Tenggara, Muhammad Masir, menyampaikan keprihatinan mendalam terhadap kondisi tersebut.
“Kami sangat prihatin dengan terputusnya akses di beberapa titik ini. Dampaknya sangat besar bagi masyarakat, terutama aktivitas ekonomi, pendidikan, dan layanan darurat,” ujarnya.

Kondisi air yang masih meluap

Masir juga menyampaikan harapan kepada pemerintah daerah maupun pihak terkait agar segera melakukan penanganan cepat.
“Kami berharap pemerintah kabupaten, provinsi, dan instansi terkait turun tangan melakukan peninjauan, penanggulangan darurat, serta merancang solusi perbaikan permanen. Akses ini adalah nadi kehidupan masyarakat,” tambahnya.

Baca Juga  Sempat Dilaporkan Hilang, Remaja Tambakrejo Ditemukan Meninggal

Formades DPC Aceh Tenggara akan terus memantau perkembangan di lapangan dan siap bersinergi membantu koordinasi dengan pemerintah maupun relawan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *