BERITANASIONALPOLITIK & PEMERINTAHANSPOT NEWS

Presiden Prabowo Pimpin Akad Massal 62.000 Rumah Subsidi di Wonotunggal Batang

58
×

Presiden Prabowo Pimpin Akad Massal 62.000 Rumah Subsidi di Wonotunggal Batang

Sebarkan artikel ini

BATANG,TOMBAK RAKYAT.COM – Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Batang, Provinsi Jawa Tengah, pada Kamis (30/7/2026).

Kedatangan Kepala Negara bertujuan untuk memimpin langsung prosesi Akad Massal Serentak 62.000 Unit KPR Rumah Subsidi serta meluncurkan program Kredit Usaha Rakyat (KUR) Perumahan senilai Rp880 miliar.

Acara yang mengusung tema “Hunian Berkualitas Menuju Indonesia Sejahtera” ini dipusatkan di Perumahan Puri Delta City Side, Kecamatan Wonotunggal, Kabupaten Batang,jawa Tengah.

Pemilihan Wonotunggal sebagai pusat lokasi didasarkan atas tingginya angka penyaluran rumah subsidi di wilayah Jawa Tengah, sekaligus merespons besarnya kebutuhan hunian bagi para pekerja di kawasan industri setempat.

Sinergi Hybrid di 35 Kabupaten/Kota Se-Jawa Tengah

Prosesi akad massal ini mencetak rekor baru dalam sejarah pembiayaan perumahan nasional karena dilakukan secara hybrid (daring dan luring).Di lokasi utama Wonotunggal, sebanyak 200 debitur KPR dan 200 penerima KUR hadir secara langsung.

Baca Juga  KNPI DKI Jakarta dan PERADI Profesional Jajaki Kolaborasi Strategis, Perkuat Edukasi Hukum untuk Generasi Muda

Sementara itu, puluhan ribu debitur lainnya tersebar di 35 kabupaten/kota se-Jawa Tengah dan terkoneksi di lebih dari 100 titik dari 36 provinsi di seluruh Indonesia.Dalam sambutannya, Presiden Prabowo menyampaikan rasa bangga dan bahagianya karena pemerintah hadir memberikan solusi kepemilikan hunian pertama bagi masyarakat kecil.

Foto : Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto,terlihat memasuki area acara – di Perumahan Puri Delta City Side, Kecamatan Wonotunggal, Kabupaten Batang,jawa Tengah. Kamis (30/7/2026).

“Saya terutama bangga dan bahagia bahwa kita sebagai pemerintah dapat memberi kebahagiaan kepada keluarga warga negara kita.Kita menghendaki seluruh warga Indonesia bisa punya rumah yang layak,” ujar Presiden Prabowo.

Baca Juga  Air Keras untuk Aktivis: Siapa Takut Suara Kritis?

Presiden juga menambahkan bahwa Indonesia sedang mempelajari teknik pembangunan masif dari negara lain seperti India, yang mampu membangun hingga 3 juta rumah per tahun, agar program serupa dapat dilipatgandakan demi kesejahteraan rakyat.

Peluncuran KUR Perumahan dan Kemudahan Bagi Rakyat Kecil

Selain KPR Sejahtera dengan skema Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP), dalam kesempatan ini pemerintah bersama perbankan Himbara meluncurkan KUR Perumahan dengan total pembiayaan mencapai Rp880 miliar.

Bantuan ini menyasar masyarakat dari berbagai profesi informal, mulai dari pengemudi ojek online, guru, perawat, pedagang kelontong, asisten rumah tangga, hingga pelaku UMKM.

Baca Juga  Megaways slotları haqqında bələdçi: Yüksək qazanc fürsətləri

Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Maruarar Sirait, yang turut mendampingi Presiden, menegaskan bahwa pemerintah berkomitmen memberikan “karpet merah” bagi rakyat kecil.

Skema pembiayaan dibuat sangat ringan melalui suku bunga tetap 5 persen, uang muka (DP) murah, dan pilihan tenor cicilan yang lebih fleksibel.Seremoni peresmian ditandai dengan penekanan tombol sirine bersama oleh Presiden Prabowo, Menteri PKP Maruarar Sirait, Menko Infrastruktur AHY, serta komisioner BP Tapera.

Di akhir acara, Presiden juga menyerahkan kunci rumah secara simbolis kepada perwakilan penerima manfaat dan melakukan peninjauan langsung ke beberapa unit rumah subsidi yang telah siap dihuni.