BERITAPOLITIK & PEMERINTAHANSOCIAL & BUDAYASPOT NEWS

Intervensi Lintas Sektor Pemprov Jateng Dongkrak Status Desa Ayamputih Kebumen Jadi Desa Maju

161
×

Intervensi Lintas Sektor Pemprov Jateng Dongkrak Status Desa Ayamputih Kebumen Jadi Desa Maju

Sebarkan artikel ini

KEBUMEN,TOMBAK RAKYAT.COM– Program Desa Dampingan yang digagas Pemerintah Provinsi Jawa Tengah mulai membuahkan hasil nyata dalam pengentasan kemiskinan.

Salah satu capaian signifikannya terlihat di Desa Ayamputih, Kecamatan Buluspesantren, Kabupaten Kebumen, yang kini berhasil bertransformasi dari desa miskin menjadi desa maju berkat intervensi lintas sektor yang masif dan berkelanjutan.

Keberhasilan ini diapresiasi langsung oleh Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen, saat menghadiri Festival Pangan di desa tersebut pada Selasa (14/7/2026).

Dalam kesempatan itu, Gus Yasin—sapaan akrabnya—secara simbolis menyerahkan penghargaan sekaligus meninjau perkembangan ekonomi warga yang didampingi oleh sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemprov Jateng.

Gus Yasin menegaskan bahwa konsep Program Desa Dampingan tidak sekadar menyalurkan bantuan sosial sesaat, melainkan komitmen untuk memastikan masyarakat mampu mandiri melalui pengembangan potensi ekonomi lokal yang berkelanjutan.”Ini adalah bagian dari program Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, yaitu Desa Dampingan.

Baca Juga  Rektor Universitas Gunung leuser Aceh Diminta Mundur karana Diduga memungut biaya sebesar Rp500.000/600.000 untuk pengambilan ijazah S1

OPD mendampingi mulai dari UMKM, kelompok usaha, baik perorangan maupun kelompok,” ujar Wakil Gubernur di hadapan awak media dan warga setempat.

Secara khusus, Wagub mengapresiasi sinergi Dinas Ketahanan Pangan Jawa Tengah yang sukses membangun kemitraan strategis antara BUMDes peternakan ayam petelur setempat dengan PT Jateng Agro Berdikari (JTAB).

Untuk menjaga keberlangsungan usaha, Gus Yasin menginstruksikan agar hasil peternak lokal diserap langsung oleh program Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Jawa Tengah.

“Kita pastikan apa yang diarahkan Pak Gubernur, SPPG Jawa Tengah harus beli telur dari Jawa Tengah, harus beli ayam dari Jawa Tengah agar masyarakat kita bisa tumbuh bersama,” tegasnya.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan Jawa Tengah, Widi Hartanto, menjelaskan bahwa pendampingan di Desa Ayamputih telah berjalan sejak tahun 2025 dengan total bantuan awal mencapai Rp492,81 juta.

Baca Juga  Buka Rakor Komwil III Apeksi 2026 di Salatiga, Sekda Jateng Minta Pemerintah Kota Prioritaskan Pengelolaan Sampah dari Hulu

Dana kolaborasi dari berbagai OPD, Baznas, dan CSR tersebut dialokasikan untuk subsidi pangan, pembangunan sanitasi, edukasi gizi, serta rehabilitasi 10 unit Rumah Tidak Layak Huni (RTLH).

Foto :  Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen, hadiri Festival Pangan  dan berikan  bantuan usaha mikro, serta tambahan rehabilitasi lima unit RTLH senilai Rp100 juta kpd warga desa yg kurang mampu.Selasa (14/7/2026).

Program penguatan ini berlanjut pada tahun 2026 dengan cakupan lebih luas, termasuk budidaya bebek petelur, pembangunan sembilan jamban keluarga, bantuan usaha mikro, serta tambahan rehabilitasi lima unit RTLH senilai Rp100 juta.

Momentum festival ini juga ditandai dengan penandatanganan kerja sama penjaminan usaha peternakan ayam petelur antara BUMDes Ayamputih dan PT JTAB.

Selain pameran UMKM pangan lokal, Festival Pangan ini juga menghadirkan beragam layanan publik gratis yang langsung menyentuh kebutuhan masyarakat, mulai dari Gerakan Pangan Murah (GPM), cek kesehatan gratis, pengurusan administrasi kependudukan, Samsat Keliling, hingga pembuatan Nomor Induk Berusaha (NIB).

Baca Juga  Farida Ristianti: Figur Perempuan Berpengaruh di DPRD Grobogan

Sementara itu, Kepala Desa Ayamputih, Saudi, menyampaikan rasa terima kasihnya atas perubahan besar di desanya.

Dampak intervensi Pemprov Jateng kini melahirkan banyak lapangan kerja baru yang diisi oleh warga lokal dan pemuda desa.

“Di kandang ayam petelur saja sudah mempekerjakan enam orang. Kami juga mengembangkan objek wisata Pantai Happy yang membuka kesempatan kerja bagi sekitar 25 warga melalui usaha kuliner dan pengelolaan parkir,” ungkap Saudi.

Transformasi Desa Ayamputih dari status desa miskin menjadi desa maju ini menjadi bukti konkret bahwa kolaborasi lintas sektor, penguatan BUMDes, dan pendampingan yang tepat sasaran mampu menjadi pengungkit utama dalam menekan angka kemiskinan serta mewujudkan kemandirian desa di Jawa Tengah.