EKONOMI & BISNIS

Formades Rencanakan Belajar Pembuatan Eco Enzyme di Bank Eco Enzyme Bajangrejo, Purworejo

229
×

Formades Rencanakan Belajar Pembuatan Eco Enzyme di Bank Eco Enzyme Bajangrejo, Purworejo

Sebarkan artikel ini
Mbah Naga pemilik gudang Eco Enzyme

tombakrakyat.com – Purworejo — Forum Membangun Desa (Formades) berencana melakukan kunjungan pembelajaran ke Bank Eco Enzyme di Desa Bajangrejo, Kecamatan Banyuurip, Kabupaten Purworejo. Kegiatan ini digagas sebagai langkah Formades untuk memperkuat kapasitas desa dalam pengelolaan lingkungan sekaligus membuka peluang ekonomi berbasis limbah organik.

Ketua DPP Formades Bidang Ekonomi, Zainul Arifin, mengatakan bahwa Eco Enzyme memiliki potensi besar untuk dikembangkan di desa-desa. Selain ramah lingkungan, Eco Enzyme dapat diolah menjadi produk turunan bernilai ekonomi tinggi.

“Kami tertarik mengembangkan Eco Enzyme karena bisa mengolah limbah organik menjadi produk yang sangat bermanfaat. Eco Enzyme bisa digunakan sebagai pembersih, pupuk cair, disinfektan alami, hingga sabun Eco Enzyme yang aman untuk kulit dan ramah lingkungan,” kata Zainul.

Baca Juga  Percepat Digitalisasi Desa, FORMADES Jepara Gandeng Ahli Bisnis Shopee Berdayakan UMKM Lokal
Sabun Eco Enzyme

Aktivitas Komunitas Eco Enzyme Nusantara Purworejo

Komunitas Eco Enzyme Nusantara Kabupaten Purworejo telah aktif melakukan berbagai kegiatan, seperti:

Sosialisasi Eco Enzyme ke sekolah-sekolah, Universitas Muhammadiyah Purworejo, dan masyarakat umum.

Menuangkan Eco Enzyme ke embung dan sungai secara berkala, agar aliran air ke sawah lebih bersih dan membantu kesuburan tanaman padi.

Pertemuan rutin setiap bulan untuk membahas program kerja.

Rencana pembentukan Bank Eco Enzyme di setiap kecamatan, agar persediaan Eco Enzyme selalu siap digunakan.

Komunitas ini dipimpin oleh Pak Yulius, yang selama ini aktif menggerakkan relawan dan masyarakat.

Baca Juga  TPI Wadas Jadi Sentra Pasar Ikan Terbesar di Kabupaten Serang

Pertemuan dengan Mbah Naga, Produsen Eco Enzyme

Dalam agenda awal kunjungan, Formades juga sempat bertemu Mbah Naga, pemilik gudang produksi Eco Enzyme di wilayah tersebut. Ia dikenal sebagai salah satu produsen aktif yang mendukung ketersediaan Eco Enzyme bagi komunitas maupun warga sekitar.

Diskusi dengan Mbah Naga memberi wawasan bagi Formades mengenai teknik produksi, fasilitas yang diperlukan, hingga potensi usaha berbasis Eco Enzyme.

Manfaat Eco Enzyme untuk Lingkungan dan Ekonomi Desa

Eco Enzyme, hasil fermentasi kulit buah, gula, dan air, memiliki manfaat luas, seperti:

Pupuk cair untuk tanaman

Pembersih rumah tangga

Penghilang bau

Pembersih saluran air

Disinfektan alami

Bahan dasar sabun Eco Enzyme

Baca Juga  UMKM Rakyat Dipaksa Bertahan Sendiri, Pelatihan TikTok Gratis Ini Jadi Jalan Naik Kelas di Soloraya
Produksi Eco Enzyme

Formades melihat peluang bahwa Eco Enzyme dapat menjadi gerakan lingkungan dan ekonomi sekaligus.

Harapan Formades untuk Pemerintah Kabupaten

Zainul menambahkan, inovasi Eco Enzyme di tingkat desa memiliki potensi besar jika didorong lebih serius.
“Harapan kami dari Formades, pemerintah kabupaten juga melirik potensi-potensi seperti ini. Eco Enzyme bukan hanya bermanfaat bagi lingkungan, tetapi juga dapat menjadi peluang usaha baru bagi masyarakat desa,” ujarnya.

Langkah ke Depan

Melalui kunjungan ini, Formades berharap dapat mengadopsi praktik terbaik Bank Eco Enzyme Bajangrejo dan menerapkannya di desa-desa binaan. Produksi Eco Enzyme yang berkelanjutan diyakini mampu meningkatkan kesadaran lingkungan sekaligus membuka peluang ekonomi masyarakat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *