SEMARANG ,TOMBAK RAKYAT.COM – Semangat literasi membuncah di Gedung Kiai Sholeh Darat UIN Walisongo Semarang pada Senin (6/7/2026).
Dalam rangkaian acara bertajuk “Gelegar Literasi”, Fakultas Ushuluddin dan Humaniora (FUHUM) menggelar seminar sekaligus peluncuran buku biografi “70 Tahun Prof. Dr. Erfan Soebahar, M.Ag.: Jejak Langkah Pendidik, Pendakwah, dan Pemimpin Inspiratif”.
Momen penuh khidmat terekam saat Rektor UIN Walisongo, Prof. Dr. Musahadi, M.Ag., bersama Dekan FUHUM, Dr. Ahmad Sya’roni, menyerahkan cinderamata berupa lukisan karikatur kepada Prof. Erfan Soebahar.
Penyerahan ini simbol apresiasi atas dedikasi tanpa batas sang guru besar yang kini memasuki masa purnatugas.
Teladan Literasi dan Pengabdian
Rektor UIN Walisongo, Prof. Musahadi, menegaskan bahwa peluncuran buku ini bukan sekadar perayaan usia, melainkan upaya mendokumentasikan keteladanan.

“Ini adalah bagian dari sejarah UIN Walisongo. Menuliskan perjalanan hidup seorang ulama dan pendidik adalah cara kita merawat inspirasi bagi generasi mendatang,” ungkapnya.
Apresiasi dari Tokoh Jawa Tengah
Hadir pula Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen, yang memberikan pujian tinggi bagi Prof. Erfan.
Menurut Gus Yasin, Prof. Erfan adalah sosok langka yang mampu menyeimbangkan prestasi akademik dengan pengabdian keagamaan sebagai Ketua MUI Kota Semarang.
“Beliau tidak hanya berbagi ilmu secara lisan, tetapi meninggalkan warisan literasi berupa karya-karya buku yang akan terus menjadi rujukan,” tutur Gus Yasin.
Acara “Gelegar Literasi” ini dihadiri oleh ratusan peserta mulai dari sivitas akademika, tokoh agama, hingga mahasiswa yang antusias menyimak bedah buku biografi tersebut.
Kegiatan ini diharapkan mampu memicu semangat mahasiswa UIN Walisongo untuk terus berkarya melalui tulisan, mengikuti jejak langkah inspiratif Prof. Erfan Soebahar.












