BERITASOCIAL & BUDAYATNI & POLRI

Kirab Budaya Sadranan Desa Pereng Prambanan Jadi Wujud Pelestarian Tradisi Dan Gotong Royong Warga

113
×

Kirab Budaya Sadranan Desa Pereng Prambanan Jadi Wujud Pelestarian Tradisi Dan Gotong Royong Warga

Sebarkan artikel ini

KLATEN – Tombakrakyat.com — Komandan Koramil (Danramil) 09/Prambanan Kodim 0723/Klaten, Kapten Inf Basuki menghadiri kegiatan Kirab Budaya Sadranan Desa Pereng Tahun 2026 yang digelar di Balai Desa Pereng, Kecamatan Prambanan Kabupaten Klaten, pada Selasa (03/02/2026).
Kegiatan tersebut diikuti oleh sekitar 300 warga Desa Pereng dan masyarakat sekitar, serta berlangsung aman dan lancar.

Kirab Budaya Sadranan merupakan tradisi masyarakat Jawa, khususnya di wilayah pedesaan, yang dilaksanakan menjelang bulan suci Ramadhan atau bulan Ruwah. Tradisi ini bertujuan untuk mendoakan para leluhur yang telah meninggal dunia, sebagai wujud rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa, sekaligus mempererat tali silaturahmi dan semangat gotong royong antar warga.

Danramil 09/Prambanan Kapten Inf Basuki menyampaikan apresiasinya atas pelaksanaan kegiatan tersebut yang berjalan tertib dan penuh nilai budaya.

“Kirab Budaya Sadranan ini merupakan warisan leluhur yang sarat dengan nilai religius, sosial dan kebersamaan. TNI, khususnya Koramil 09/Prambanan, sangat mendukung kegiatan positif seperti ini karena mampu memperkuat persatuan masyarakat serta melestarikan budaya lokal,” tegas Kapten Inf Basuki.

Baca Juga  Pameran Lukisan Srawung

Ia juga menambahkan bahwa keterlibatan seluruh elemen masyarakat dalam kegiatan budaya merupakan bentuk ketahanan sosial yang perlu terus dijaga.

“Dengan kebersamaan dan gotong royong, stabilitas wilayah dapat terpelihara dengan baik,” imbuhnya.

Kegiatan Kirab Budaya Sadranan Desa Pereng Tahun 2026 turut dihadiri Plt Kepala Dinas Kebudayaan, Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata Kabupaten Klaten Purwanto, S.Sos., M.Si., Camat Prambanan Rasidi, S.IP., M.Si., Kapolsek Prambanan yang diwakili Kanit Samapta Polsek Prambanan Ipda Ari Yunanto, S.H., M.AP., Kepala Desa Pereng Purwanto, Babinsa Desa Pereng Serda Eko Susila, Satlinmas Desa Pereng, Bergodo Abdi Dalam Keraton Surakarta, serta perangkat Desa Pereng.

Dinas Kebudayaan, Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Disbudporapar) Kabupaten Klaten, Bapak Purwanto. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan apresiasi yang mendalam kepada seluruh warga Desa Pereng yang terus berkomitmen “nguri-uri” budaya Jawa.
​”Kami dari pemerintah daerah mengucapkan terima kasih dan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan ini. Ini adalah salah satu bentuk nyata dari pemajuan kebudayaan. Siapa lagi yang akan melestarikan budaya kita kalau bukan kita sendiri,” ujar Purwanto.
​Selain memberikan apresiasi, Purwanto juga mengajak seluruh warga yang hadir untuk bersama-sama mendoakan Kepala Desa Pereng, Bapak Purwanto (yang memiliki nama serupa dengan beliau), agar segera diberikan kesembuhan dan kekuatan di tengah cobaan kesehatan yang sedang dihadapi.
​”Moga-moga Pak Lurah tansah pinaringan kekuatan, ketabahan, dan kesabaran. Semoga segera pulih sehingga bisa beraktivitas kembali memimpin panjenengan semua agar Desa Pereng semakin maju dan sejahtera,” tambahnya.

Baca Juga  Tatkala Dua Babi di Tengah Jamaah Sholat

Kepala Desa Pereng Purwanto menyampaikan terima kasih atas kehadiran dan dukungan seluruh pihak.

“Kami berharap Kirab Budaya Sadranan ini dapat terus dilestarikan sebagai identitas budaya Desa Pereng sekaligus sarana memperkuat kebersamaan warga,” ujar Purwanto.

Pada rangkaian kegiatan Kirab Budaya Sadranan Desa Pereng Tahun 2026 berjalan dengan tertib, aman dan lancar, mencerminkan sinergi yang baik antara masyarakat, pemerintah daerah serta aparat TNI dan Polri dalam menjaga kelestarian budaya dan kondusifitas wilayah.

Baca Juga  Pengawas Proyek SPPG di Bayan Meninggal Dunia, Penyebab Masih Simpang Siur

Melalui kegiatan Kirab Budaya Sadranan Desa Pereng Tahun 2026 ini, diharapkan terjalin sinergi yang semakin kuat antara pemerintah daerah, aparat kewilayahan dan seluruh elemen masyarakat dalam menjaga nilai-nilai budaya, memperkokoh persatuan serta menciptakan situasi wilayah yang aman, tertib dan kondusif.

Komitmen bersama ini menjadi bagian dari upaya berkelanjutan dalam melestarikan kearifan lokal sebagai identitas bangsa sekaligus memperkuat ketahanan sosial masyarakat di Kabupaten Klaten.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *