Klaten,TombakRakyat.com _ Menyambut Hari Sumpah Pemuda 28 Oktober, Anggota DPRD Kabupaten Klaten dari Fraksi PDI Perjuangan, Andi Purnomo menggelar Reses Tahun Sidang Pertama 2026-2027 dengan cara berbeda. Ia khusus mengundang puluhan muda-mudi di RM Jabud Castillo, Desa Bulan, Kecamatan Wonosari, Klaten, Minggu (26/10/2026).
Dalam reses yang penuh keakraban tersebut, politisi dari Dapil IV yang meliputi Juwiring, Wonosari, Delanggu, dan Ceper itu memberikan bantuan seragam untuk perkumpulan muda-mudi Dukuh Jumeneng RT 03 RW 04, Desa Tloyo, Wonosari.
Tak hanya seragam, Andi Purnomo juga memberikan bantuan uang kas sebesar Rp 5 juta yang diserahkan langsung kepada perwakilan pemuda sebagai modal awal kegiatan organisasi.

Andi menjelaskan, alasan dirinya sengaja mengundang generasi muda dalam reses kali ini adalah untuk menghidupkan kembali semangat Sumpah Pemuda di tingkat desa.
“Saya sengaja mengundang muda-mudi dalam reses ini karena kita akan memperingati Hari Sumpah Pemuda. Pemuda harus dilibatkan dalam pembangunan, suaranya harus didengar,” ujar Andi di sela acara.
Terkait bantuan seragam, Andi mengaku bantuan itu ia berikan secara pribadi setelah mendengar aspirasi dari pemuda setempat yang belum sempat terealisasi melalui anggaran pemerintah.
“Mohon maaf kemarin masalah seragam tidak keluar (di APBD), sehingga saya berikan secara pribadi. Aspirasi seperti ini sangat penting untuk menjadi usulan resmi kepada Pemerintah Kabupaten Klaten, khususnya untuk Dapil IV,” jelasnya.
Lebih lanjut, Andi mendorong para pemuda untuk tidak hanya aktif di organisasi, tetapi juga berani memulai usaha mandiri. Ia menyarankan agar para pemuda segera mendaftarkan usahanya melalui desa.

“Berbagai program bantuan pemerintah sekarang disalurkan lewat desa. Jadi kalau usaha pemuda terdaftar di desa, peluang dapat bantuan UMKM akan lebih besar. Ini untuk menambah jumlah pelaku UMKM dan membuka lapangan kerja di desa,” katanya.
Ia berharap bantuan tersebut bisa memacu semangat pemuda untuk lebih kreatif dan produktif, sehingga dapat mengurangi angka pengangguran di kalangan anak muda.
“Saya sangat mendukung anak muda untuk memiliki usaha mandiri melalui UMKM. Harapannya bisa mengurangi pengangguran dan membuka lapangan pekerjaan baru bagi teman-temannya,” tutupnya.












